Ambon,Cahayanusantara12.com
Setelah membuka Dialog Kerukunan umat Beragama,
Sekretaris Jenderal Kementrian Agama RI Prof Dr H Nur Syam M.Si
berkesempatan bertatap muka dengan pegawai dan para guru di lingkup
Kementrian Agama Provinsi Maluku di Aula Kanwil Agama Provinsi Maluku Sabtu
(9/9). Dalam pertemuan pembinaan tersebut sekjen sempat meresponi
permintaan Kakanwil Kementrian provinsi Maluku untuk membantu
lanjutan pembangunan Gedung Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Maluku.
Sekretaris Jenderal Kementrian Agama RI Prof Dr H Nur Syam M.Si
berkesempatan bertatap muka dengan pegawai dan para guru di lingkup
Kementrian Agama Provinsi Maluku di Aula Kanwil Agama Provinsi Maluku Sabtu
(9/9). Dalam pertemuan pembinaan tersebut sekjen sempat meresponi
permintaan Kakanwil Kementrian provinsi Maluku untuk membantu
lanjutan pembangunan Gedung Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Maluku.
Menurut Sekjen kantor tersebut menjadi perhatiannya
yang langsung sudah dikirim ke Kementrian Agama RI agar menjadi perhatian
bersama, ini merupakan satu kepercayaan bahwa dirinya sungguh-sungguh berusaha untuk
membangun gedung tersebut. Dirinya sangat berharap nantinya pada tahun
2016 pembangunan kantor Kanwil Kementrian Agama provinsi Maluku dapat
diselesaikan sehingga dapat dipergunakan. Pertemuan antara Sekjen dengan para
pegawai dan guru di lingkup Kementrian Agama Provinsi Maluku ini diikuti oleh
kurang lebih 300 pegawai dan guru sehingga Aula yang dipergunakan pada saat itu
penuh sehingga sebagian orang harus berada di luar Aula.
yang langsung sudah dikirim ke Kementrian Agama RI agar menjadi perhatian
bersama, ini merupakan satu kepercayaan bahwa dirinya sungguh-sungguh berusaha untuk
membangun gedung tersebut. Dirinya sangat berharap nantinya pada tahun
2016 pembangunan kantor Kanwil Kementrian Agama provinsi Maluku dapat
diselesaikan sehingga dapat dipergunakan. Pertemuan antara Sekjen dengan para
pegawai dan guru di lingkup Kementrian Agama Provinsi Maluku ini diikuti oleh
kurang lebih 300 pegawai dan guru sehingga Aula yang dipergunakan pada saat itu
penuh sehingga sebagian orang harus berada di luar Aula.
Dengan gaya humorisnya sekjen sempat membuat para
pegawai dan para guru tertawa terpingkal-pingkal saat memberikan pembinaan
sehingga suasana terlihat penuh rasa kekeluargaan.(CN-01)
pegawai dan para guru tertawa terpingkal-pingkal saat memberikan pembinaan
sehingga suasana terlihat penuh rasa kekeluargaan.(CN-01)
