AMBON, cahaya-nusantara.com

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ambon menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 secara sederhana namun penuh makna. Dengan mengusung tema “Quick Action, Satu Jiwa Satu Rasa”, perayaan ini tetap menekankan komitmen untuk memberikan pelayanan SAR yang profesional, modern, dan teruji.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, M. Arafah, S.H., M.Si., dalam wawancara pada Jumat (28/2/2025) menyampaikan bahwa peringatan HUT Basarnas tahun ini dilaksanakan dengan penuh rasa syukur serta disesuaikan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan.

“Kami tetap mengedepankan integritas dalam menjalankan tugas, sesuai dengan arahan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Muda TNI Mohammad Syafi’i, S.I.P., M.M. Seluruh pegawai Basarnas harus memberikan pelayanan SAR terbaik kepada masyarakat dengan profesionalisme yang tinggi,” ujar Arafah.

Rangkaian Kegiatan HUT ke-53 Basarnas

Sebelum perayaan puncak, berbagai kegiatan telah dilakukan, seperti ziarah ke Taman Makam Pahlawan, olahraga bersama, dan peningkatan skill SDM melalui lomba antar-regu SAR. Tujuan dari lomba ini adalah memastikan kesiapan tim dalam menghadapi situasi darurat kapan pun dibutuhkan.

Selain itu, pada 3 Februari lalu, Basarnas Ambon juga menggelar aksi donor darah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Maluku. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

Tanggap Darurat Meski Hadapi Efisiensi Anggaran

Sepanjang Januari hingga Februari 2025, Basarnas Ambon telah menangani 19 musibah di wilayah Maluku. Meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan layanan SAR secara maksimal.

“Kami tetap menjalankan tugas pokok kami dengan optimal, berkolaborasi dengan berbagai instansi seperti TNI Angkatan Laut, Polairud, KSOP, Bakamla, dan BPBD. Semuanya bekerja sama untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tegas Arafah.

Bahkan, Basarnas telah menginstruksikan seluruh personel di Pos SAR Namlea, Saumlaki, Banda, Tual, serta Unit Siaga SAR di Dobo dan Bula agar terus memberikan pelayanan terbaik.

“Menyelamatkan nyawa masyarakat adalah kebanggaan bagi kami. Tidak ada kompromi dalam menjalankan tugas, meskipun ada keterbatasan anggaran,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Arafah mengingatkan masyarakat, terutama para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.

“Kami mengimbau agar perjalanan malam dengan longboat antar-pulau dihindari karena berisiko tinggi. Jika terjadi kecelakaan, musibah, atau kehilangan kontak, segera hubungi Basarnas atau instansi terkait yang sudah bekerja sama dengan kami,” pesannya.

Dengan sinergi yang kuat antar-stakeholder dan kesiapan personel, Basarnas Ambon terus berkomitmen untuk menjalankan misi kemanusiaan demi keselamatan masyarakat Maluku.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *