
AMBOM, cahaya-nusantara.com
Yayasan Pendidikan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) Ambon sukses menggelar pembukaan ujian sekolah berbasis digital yang dimulai hari ini, Senin (10/3).
Ujian ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dan berlangsung serentak di seluruh sekolah di Provinsi Maluku.
Acara pembukaan ujian secara resmi dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku di SMA Kristen Ambon.
Kepala Sekolah SMA Kristen Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa ujian kali ini menggunakan sistem daring dengan perangkat Chromebook. Dengan sistem ini, siswa dapat mengikuti ujian secara virtual dengan lebih efisien dan tertib.
“Kami telah mempersiapkan ujian ini dengan baik. Dari total 160 siswa peserta ujian, kami membagi mereka dalam dua sesi. Sesi pertama terdiri dari 80 siswa yang terbagi dalam dua ruangan, sementara sesi kedua dimulai pukul 12.00 WIT dengan jumlah dan pembagian ruangan yang sama,” ujar Laturiuw.
Dalam pelaksanaannya, pengawasan ujian dilakukan secara silang oleh guru dari berbagai sekolah.
Di SMA Kristen Ambon, pengawas berasal dari SMA Dian Harapan, SMA Negeri 13, SMA Rehoboth, dan SMA 45. Sementara itu, guru dari SMA Kristen juga dikirim ke sekolah lain untuk mengawasi ujian.
Ujian ini akan berlangsung selama delapan hari, mulai 10 hingga 18 Maret 2025.
Bagi siswa yang berhalangan hadir pada jadwal utama, ujian susulan akan dilaksanakan pada 19-20 Maret.
“Kami berharap ujian ini dapat berjalan lancar tanpa kendala, terutama terkait jaringan listrik dan internet. Kami juga mendorong siswa untuk tetap dalam kondisi fit sehingga dapat menjalani ujian dengan baik. Ini juga merupakan bagian dari pembelajaran mereka dalam meningkatkan tanggung jawab melalui sistem digital,” tambahnya.
Dengan mengusung tagline “Prestasi penting, jujur nomor satu”, SMA Kristen Ambon berharap seluruh peserta dapat menjalani ujian dengan penuh integritas dan memperoleh hasil yang maksimal.(CN-02)
