AMBON, cahaya-nusantara.com

Menyusul informasi yang menyebutkan Kepala Desa Poka Mangkir dari upaya mediasi di kantor Pertanahan (Kantah) kota Ambon, Jumat, 17/11/2023 sehingga  mediasi itu batal dilaksanakan, kades Poka membatah keras pernyataan tersebut karena pada dasarnya meskipun dirinya terlambat hadir namun akhirnya melalui komunikasi yang intens dengan pihak kantor pertanahan dan salah satu pihak yang berkepentingan untuk mediasi, Max Malawau dirinya datang juga ke kantor pertanahan Ambon dan bertemu dengan pihak kantor pertanahan sementara Rony da Costalah yang tak berada di kantor pertanahan Ambon.

Demikian antara lain penegasan Kades Poka, Marthina Kelbulan kepada wartawan di ruang kerjanya Senin, 20/11/2023.

Dikatakan, jadi perlu diklarifikasikan bahwa undangan mediasi itu jam 9:00 WIT pagi dimana betul dirinya belum hadir jam itu karena dirinya baru hadir sebelum jam 10 pagi dan waktu dirinya melakukan kontak telepon dengan salah satu pihak yang lebih dulu hadir, Max Malawau dan menanyakan apakah sudah mulai atau belum ternyata  jawabannya belum mulai sehingga dirinya pun hendak berangkat ke kantor pertanahan namun tiba-tiba ada telp masuk yang menyampaikan bahwa mediasi ditunda sampai selesai sholat Jumat, namun tidak.lama kemudian sekitar 10 menit ada telepon lagi yang isinya membatalkan mediasi yang semula direncanakan setelah sholat jumat dan meminta dirinya untuk datang jam 11.00 WIT. 

Selanjutnya saat tiba di kantor pertanahan Ambon telah ditunggu oleh Max Malawau dan dari pihak Kantor pertanahan sementara Rony Da Costa nya tidak ada di kantor pertanahan  Ambon dan sampai dengan pertemuan mediasi itu berlangsung namun pihak Rony Da Costa sendiri tidak ada sehingga setelah dikonfirmasi ulang akhirnya disepakati untuk mediasi dilakukan pada sore hari mengingat pihak kantor pertanahan masih ada agenda ibadah tutup usbu serta petugas pengukuran harus turun ke lapangan sehingga dirinya menawarkan bolehkah dikonfirmasi lagi karena selaku kepala desa masih ada tugas pelayan bagi masyarakat dikantor desa oleh sebab itu oleh ibu Kantah mengatakan kalau kades tidak hadirpun tidak apa-apa yang penting telah hadir dua belah pihak masing-masing Max Malawau dan Rony Da Costa yang punya masalah. Meskipun demikian dirinya masih berkoordinasi dengan kantah agar jika pertemuan mediasi jadi dilakukan dirinya bisa diberitahu akan tetapi sampai sore hari tidak ada kabar.

“Jadi kalau bilang mangkir, mungkin dia yang mangkir”pungkasnya.(CN-05)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *