Ambon, cahaya-nusantara.com

Kepala Museum Siwalima Provinsi Maluku Drs. Darwin Lawalata mengatakan, Tuntutan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia supaya setiap museum yang ada di Indonesia harus mempunyai logo dan dari situlah maka museum memiliki kesempatan untuk mendesain sebuah logo dalam bentuk penyelenggaraan lomba desain logo siwalima provinsi Maluku.

Demikian antara lain penegasan kepala museum siwalima provinsi Maluku kepada wartawan usai menutup dengan resmi pelaksanaan lomba mencipta logo museum siwalima pada hari Selasa, 27 Juni 2023.

Dikatakan untuk memperoleh logo tersebut lebih dari 20 peserta dilibatkan dalam sebuah lomba yang pada akhirnya memperoleh 3 peserta terbaik dengan desain logo siwalima yang nantinya akan digunakan sebagai logo museum siwalima provinsi Maluku ke depan.

Disebutkan untuk merekrut peserta lomba pihaknya membuka secara online dan terdaftar lebih dari 20 peserta yang berpartisipasi dan berproses untuk memperoleh 3 peserta terbaik dengan hasil kreasi mereka masing-masing.

Menyoal tentang banyaknya masyarakat harus datang ke museum Lawalata mengatakan itu tergantung pada keinginan masyarakat tetapi sebagai petugas museum pihaknya senantiasa siap sedia dan bertugas untuk membimbing masyarakat dengan koleksi-koleksi yang ada pada museum saat ini.

Kepada wartawan Lawalata mengatakan pihaknya berharap sesuai dengan tuntutan undang-undang nomor 5 tahun 2017 maka pihaknya di Museum harus tetap maju dan terus melakukan perubahan-perubahan untuk memajukan museum bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan museum siwalima provinsi Maluku ke depan.

Iya juga menambahkan obsesinya ke depan untuk memajukan museum siwalima provinsi Maluku sangatlah tinggi akan tetapi tergantung kepada ketersediaan anggaran terutama anggaran yang disiapkan oleh pemerintah daerah.

“Banyak hal harus kita lakukan demi pemajuan museum siwalima akan tetapi di Tahun 2022 masih kekurangan anggaran Meskipun demikian beberapa perubahan telah dilakukan di tahun anggaran 2022 kemarin” ujarnya.

Seraya menjawab pertanyaan wartawan tentang ketersediaan sumber daya manusia untuk membangun museum siwalima provinsi Maluku menurut Lawalata dari sisi sumber daya manusia pihaknya masih mengalami kekurangan sehingga ke depan ada perencanaan untuk mengusulkan kepada pemerintah daerah guna penambahan sumber daya manusia untuk menopang pembangunan museum siwalima ke depan.

Sementara itu dari laporan ketua panitia penyelenggara kegiatan lomba desain logo museum siwalima provinsi Maluku tahun 2023 berlangsung di bawah sorotan tema museum siwalima sebagai rumah tua orang Maluku dengan pemenang grup areng-areng serta dua grup lainnya yang ditetapkan oleh panitia sebagai tiga pemenang terbaik lomba desain logo museum siwalima provinsi Maluku tahun 2023.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 19 sampai 27 Juni 2023.

Sementara itu ketua panitia penyelenggara kegiatan Jery Matitaputy kepada wartawan mengatakan, museum harus bekerja Banyak, bikin program-program yang tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga merambah sampai ke daerah-daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah bidang kebudayaan maka ke depan segala aset budaya yang tersimpan di museum siwalima ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat di Maluku dan di Indonesia umumnya.(CN-05)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *