
AMBON, cahaya-nusantara.com
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Ambon berhasil mengevakuasi tiga orang nelayan yang mengalami kecelakaan laut akibat kapal mati mesin di perairan Desa Hukurila, Kota Ambon. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat, dan Operasi SAR resmi ditutup.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon, Muhamad Arafah, SH., M.Si, dalam rilis resminya kepada media, Minggu (14/12/2025), menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima pada Sabtu (13/12/2025) pukul 21.25 WIT dari pihak keluarga korban.
Arafah menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat tiga nelayan berangkat melaut pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.10 WIT untuk mencari ikan di perairan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Namun, pada pukul 18.00 WIT, saat perjalanan kembali menuju Desa Hatu, kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Hukurila, Kota Ambon.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Ambon segera mengerahkan KN SAR Bharata menuju lokasi kejadian yang berada sekitar 22,19 mil laut dari Pelabuhan BRIN Ambon. Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 23.15 WIT dan langsung melakukan upaya pencarian.
Dalam proses pencarian, tim SAR memperoleh informasi bahwa ketiga nelayan telah lebih dulu ditemukan oleh nelayan setempat pada jarak sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian. Selanjutnya, para korban dievakuasi dan dibawa menuju KN SAR Bharata untuk kemudian dibawa ke Pelabuhan Tulehu.
Pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.35 WIT, KN SAR Bharata tiba di Pelabuhan Tulehu dan menyerahkan ketiga korban kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
Ketiga korban diketahui bernama Wilyam (38), Brian (35), dan Yanli (30). Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban meninggal maupun korban hilang.
Operasi SAR melibatkan 11 orang ABK KN SAR Bharata serta enam orang masyarakat, dengan dukungan satu unit KN SAR Bharata dan dua unit long boat. Meski sempat terkendala kondisi cuaca hujan ringan disertai angin barat hingga barat laut dengan kecepatan 4–24 knot, operasi berjalan aman dan lancar.
“Dengan telah dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tutup Arafah.(CN-02)
