Maluku Tengah, Cahayanusantara.com

Kobisonta Pantai adalah kampung yang sudah ada sejak dulu kala, bertepatan tahun 1982 ada program pemerintah yang dinamakan transmigrasi,maka didatangkan lah transmigrasi awal di tahun tersebut yaitu unit SP A1 dan tidak terasa terus berkelanjutan hingga kini telah menjadi 24 desa defenitif di dua kecamatan yaitu kecamatan Timur Seti dan kecamatan Timur Kobi.

Namun kiranya kampung Kobisonta Pantai sampai hari ini tidak ada uluran tangan pemerintah Kabupaten maupun Propinsi. Dan tidak terasa 43 tahun sudah waktu berlalu pantai kita sudah tergerus abrasi sekitar dua kilo meter, sekarang jarak laut dan mesjid sebagai sentral tempat ibadah kita tersisa 10 meter sudah tergerus Air laut,belum lagi dengan ketidak pedulian pemerintah.

Kita masyarakat sekarang terdesak dengan tekanan kehidupan yang sangat tinggi karena kalah faktor ekonomi dengan saudara-saudara warga transmigrasi, untuk itu kata Imam mesjid Al ikhlas Kobisonta pantai mengatakan kepada Wartawan Media ini,(3/1/26), bahwa Ia memohon ke pemerintah agar bisa melihat kondisi kita dengan keadaan kita saat ini, karena biar bagaimana tempat kita adalah petilasan pertama warga transmigrasi menginjakan kakinya.Tutupnya.(CNongen)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *