
AMBON, cahaya-nusantara.com
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia dalam kesempatan rilis Berita Resmi Statistik (BRS) di ruang Aula BPS Provinsi Maluku, Senin, 5/1/2026 antara lain mengatakan, Provinsi Maluku pada Desember 2025 mengalami inflasi Month to Month (m-to-m) sebesar 0,81 persen, inflasi Year-to-Date
(y-to-d) dan inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 3,58 persen.
Dikatakan, pada Desember 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Provinsi Maluku sebesar 3,58 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,82. Inflasi (y-on-y) tertinggi terjadi di Kota Ambon sebesar 4,23 persen dengan IHK sebesar 111,73 dan terendah terjadi di Kabupaten Maluku Tengah sebesar 2,56 persen dengan IHK sebesar 109,46.
Menurutnya, Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 9 indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,73 persen; kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,62 persen; kelompok transportasi sebesar 3,90 persen; kelompok kesehatan sebesar
3,38 persen; kelompok pendidikan sebesar 2,49 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,16 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,34 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan
pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,03 persen; dan kelompok perumahan,
air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06 persen. Kelompok
pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,39 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan
sebesar 0,09 persen.
Disebutkan pula jika tingkat inflasi month to month (m-to-m) Provinsi Maluku bulan Desember 2025
sebesar 0,81 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 3,58 persen.
Sementara itu dari pantauan media ini menyebutkan hadir pada kegiatan bulanan BPS dia awal tahun 2026 ini antara lain: PLT Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang, dan sejumlah kepala OPD Pemprov Maluku, termasuk kepala Bandara Pattimura yang baru.(CN-03)
