
AMBON, cahaya-nusantara.com
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, S.H., LL.M.dalam sambutannya menegaskan bahwa Natal Nasional 2025 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan gerakan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pembagian bantuan paket sembako Natal Nasional 2025 di Baileo Oikumene Ambon, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Lewrrissa, tema Natal Nasional 2025 “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” diwujudkan melalui aksi nyata di bidang pangan, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Natal Nasional 2025 dilaksanakan serentak di 10 wilayah Indonesia antara lain meliputi papua,Maluku,Maluku Utara,Kalimantan Barat,Toraja,Sulawesi Utara,NTT,Toba Mentawai dan Nias,melalui kolaborasi pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat sipil sebagai wujud gotong royong lintas elemen bangsa.
Secara nasional, program yang dihadirkan meliputi 20.000 paket sembako, bantuan pendidikan Rp10 miliar bagi 1.000 penerima, 35 unit ambulans, serta renovasi 100 gereja di 38 provinsi.

Khusus di Maluku, disalurkan tiga unit ambulans untuk RS.Sumber hidup GPM, Keuskupan, dan Gereja Bala Keselamatan, renovasi lima gereja di Kota Ambon, serta 2.000 paket sembako yang dibagikan secara inklusif, termasuk kepada umat Muslim dan Katolik di Kota Ambon.
Gubernur berharap rangkaian aksi sosial Natal Nasional 2025 memperkuat ketahanan keluarga dan merawat persaudaraan dalam semangat hidup orang basudara.(CNmy)
