Ambon, cahaya-nusantara.com – Kepala Taman Budaya Provinsi Maluku, Drs. Reny Sopaheluwakan mengatakan kegiatan Teater tahun 2022 melibatkan 3 sanggar, masing-masing Sanggar Bengkel Seni Embun, Sanggar Bengkel Batu Karang dan Sanggar Kabaressi.

DemiÄ·ian antara lain penegasan Sopaheluwakan kepada wartawan di Ambon, Kamis, 9/6/2022.

Dikatakan, 3 sanggar tersebut yang di tahun 2022 dilibatkan dalam kegiatan di Taman Budaya Provinsi Maluku.

Menurutnya, tujuan dari pada kegiatan Gelar Teater tahun 2022 selain untuk menjawab program kegiatan di tahun 2022 yang juga merupakam tugas dari pada Taman Budaya Provinsi Maluku dalam membina dan mengembangkan kesenian di daerah, yang merupakan tugas utama Taman Budaya Provinsi Maluku.

Berbicara tentang teater ? Sopaheluwakan mengatakan, teater merupakan sebuah kesenian yang dipertunjukkan dalam bentuk drama yang juga dipentaskan di atas panggung.

Kepada wartawan Sopaheluwakan mengatakan, teater di Maluku harus diupayakan untuk digalakan dari tahun ke tahun karena kalau berbicara tentang teater  khusus untuk Maluku memang masih merupakan satu hal yang masih langka bagi orang Maluku, karena selama ini lebih banyak ada pada seni musik dan juga seni tari dan juga seni rupa sedangkan  teater itu harus didorong lagi bagaimana upaya peningkatan-peningkatan para senimannya untuk bisa berkreasi atau mempunyai satu kreativitas guna menyemarakan teater di Maluku dari tahun ke tahun. 

Hal ini disebabkan karena Maluku memiliki kendala utama yakni masih kekurangan SDM di bidang teater. 

“Bicara teater, SDM masih kurang kalau kita di Maluku” ujarnya. Sambil menambahkan, oleh sebab itu pihaknya berharap sekaligus berupaya di tahun-tahun mendatang bisa mendatangkan narasumber atau orang-orang yang berkompeten di bidang teater yang sudah profesional.

Sementara kepada wartawan disebutkan kegiatan Gelar Teater tahun 2022 dilaksanakan di gedung Lia-Lia Taman Budaya Provinsi Maluku. Menampilkan 3 Sanggar teater dimana atas dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) Taman Budaya Tahun 2022. Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI.

Disebutkan pentas teater tahun 2022 digelar selama 2 hari dimana pada hari pertama, Kamis malam, 9/6/2022 menghadirkan Sanggar teater Bengkel Seni Embun menampilkan “Broken”, bicara lewat kesenian sedangkan pada hari kedua gelar teater tahun 2022 yakni Jumat malam, 10/6/2022 menghadirkan kelompok Sanggar Teater Bengkel Sastra Batu Karang dan Sanggar Kabaressi.

Ketiga sanggar tampil dengan makna realitas hidup hingga dihadapkan dengan kesenjangan-kesenjangan.

Kepada wartawan Sopaheluwakan mengatakan pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan agar senantiasa menjadikan taman budaya selaku rumah bagi seniman.

“Jadi siapapun yang ada yang mau datang ke Taman Budaya itu kami siap menerima dalam arti bahwa mereka siap berkompetisi di Taman Budaya untuk bisa membawakan karya-karya unggulan mereka, bukan saja teater tapi juga sastra, ada Tari, ada musik juga Seni rupa. Yaitu bidang-bidang kesenian yang harus Taman Budaya laksanakan itu” tutupnya.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *