MALTENG, cahaya-nusantara.com  

Selasa, 29 Oktober 2024. tepat pukul, 19 :13 s/d 20 : 53 WIT bertempat di Puskesmas Pasahari A Kecamatan Timur Seti Kabupaten Maluku Tengah di ruangan rawat inap telah terjadi ,(mati lampu) akibat kehabisan token sedangkan di dalam ruangan ada beberapa pasien rawat inap di antaranya termasuk Bapak Saya sendiri yang kebetulan malam itu tekanan darah lagi naik maka Bapak saya panas dan berkeringat akhirnya di kipas secara manual dengan di bantu penerangan senter HP. Jelas Wartawan Media ini yang kebetulan mengalaminya.

Dikatakan, seandainya  kelalaian pihak puskesmas dalam mengisi token pada saat ini dan ada pasien di IGD menggunakan alat Oksigen maka akan sangat fatal.

“Hal seperti ini bukan yang pertama bahkan sudah berulang-ulang kali. Selain masalah lampu padam, masalah kekurangan alat-alat penunjang kelengkapan ruangan sangat minim, misalnya Kipas angin  tuk membantu pasien yang punya penyakit tertentu. Saya sebagai saksi waktu ibu saya di rawat inap di puskesmas pasahari tahun 2019. Kejadian karena tidak tersedianya kipas angin maka Saya yang harus siapakan demikian saat ini Saya harus membeli kipas angin seharga Tiga Ratus Ribuh untuk menolong Bapak Saya ,” Pungkasnya.

Ongen berharap,kepada Pemda Malteng dalam hal ini kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah agar dapat melihat dan membantu melengkapi fasilitas Puskesmas Pasahari agar kedepan pasien yang datang dan dirawat di Puskesmas dapat menikmati fasilitas yang baik. Tak lupa Ongen berharap sangat untuk para Medis yang bekerja di Puskesmas Pasahari agar dapat melayani dengan hati  sehingga pasien merasa senang dan cepat sehat.(CN-05)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *