AMBON, cahaya-nusantara.com – Duta Besar Vatikan untuk Indonesia,Mgr. Piero Pioppo dijadwalkan tiba di kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat pagi, 22/4/2022.

Kehadiran Duta Besar Vatikan ke Maluku ini untuk melakukan tahbisan kepada Uskup Amboina yang baru, Mgr. Seno Ngutra yang telah dipilih dan ditunjuk oleh Takhta Suci Vatikan, pada 8 Desember 2021 menggantikan Uskup Petrus Canisius Mandagi, MSC yang telah beralih tugas menjadi Uskup di Keuskupan Agung Merauke Papua Barat.

Demikian antara lain penjelasan ketua Panitia Pentahbisan Uskup Baru Keuskupan Amboina, RD. Ignasius Refo kepada wartawan di Ambon, Rabu, 20/4/2022.

Dikatakan,keuskupan Amboina sudah memiliki uskup baru bernama Seno Ngutra yang telah ditetapkan (dipromulgasikan) oleh Tahta Suci, Paus Fransiskus, pada tanggal 8 Desember 2021 

Menurutnya untuk melaksanakan tugas pengembalaan sebagai uskup, Uskup Seno akan ditahbiskan di gereja Katedral  St. Fransiskus Xaverius Ambon pada tanggal, 23 April 2022.

Adapun Uskup Seno adalah Uskup pertama yang berasal dari pastor Keuskupan Amboina sebelum ini semua Uskup Keuskupan Amboina berasal dari tarekat Hati Kudus Yesus atau yang dikenal dengan MSC.

Dijelaskan Uskup bagi Gereja Katolik adalah pemimpin Gereja Katolik setempat yang bernama Keuskupan, Ia dipilih oleh Tahta Suci Vatikan dan bersifat seumur hidup.

karena jabatannya Ia  menjadi bagian dari jajaran para Uskup sedunia.(collegium Episcopal)  Ia mengemban tugas Rasul secara istimewa bertugas di keuskupannya sebagai nabi yang mengajar, Imam yang memimpin perayaan ibadah dan pemimpin umat Katolik.

Bagi sebuah Keuskupan dalam gereja Katolik peristiwa penetapan dan pentahbisan seorang Uskup adalah peristiwa yang langka, mengingat sebuah Keuskupan hanya memiliki seorang Uskup sebagai pemimpin Keuskupan dan  masa baktinya berlangsung sampai usia 75 tahun. Hukum Gereja (KHK Kanon 401) mengatur bahwa seorang Uskup mengundurkan diri dari jabatannya, jika dia sudah genap berusia 75 tahun (pasal 1) atau jika karena alasan kesehatan atau alasan lain yang berat dia tidak bisa lagi menjalankan tugasnya dengan baik (pasal 2).

Tabisan Uskup Amboina terakhir yakni Uskup Petrus Canisius Mandagi adalah 18 September 1994 atau kurang lebih 20 tahun silam.

Selanjutnya menurut Pastor Refo yang juga selaku Vicaris General Keuskupan Amboina ini, pada  Jumat sore, 22 April akan digelar ibadah Vesper Agung di Gereja Katedral St. Fransiskus Xaverius yang akan dipimpin oleh Uskup Manado, Mgr. Benedictus Rolly Untu.

Keesokan harinya, Sabtu, 23 April 2022  pada pkl. 16 : 00 wit akan diadakan upacara pentahbisan uskup dimana uskup Seno Ngutra akan ditahbiskan oleh Duta Besar Vatican untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo sebagai pentahbis utama, uskup P.C.Mandagi sebagai pentahbis 1 dan uskup Benedictus Rolly Untu sebagai pentahbis 2.

Sementara itu upacara pentahbisan uskup Amboina ini dihadiri oleh kurang lebih 25 uskup dari Keuskupan-keuskupan Indonesia, dan juga perwakilan dari Keuskupan yang uskupnya berhalangan hadir, lebih dari 150 pastor, 50-biarawan/i, perwakilan umat dari wilayah-wilayah gerejawi Keuskupan Amboina, perwakilan paroki-paroki di Kota Ambon.

Kepada wartawan pastor Refo menjelaskan perayaan tahbisan ini diperkirakan diikuti oleh 1000 umat.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *