AMBON, cahaya-nusantara com – Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Provinsi Maluku bekerjasama dengan Ambon Music Office (AMO) menggelar Konser virtual bertemakan Tali Hualaleng langsung dari Aula BPNB Waelela Ambon Provinsi Maluku, Rabu, 6/4/2022.

Usai konser virtual tersebut, kepada  wartawan Kepala BPNB, Rusly Manorek mengatakan konser virtual Tali Hualaleng ini terselenggara atas kerjasama pihak BPNB dan AMO dalam rangka mendukung Ambon sebagai Kota Musik dunia.

Dikatakan karena AMO juga sebagai salah satu lembaga atau komunitas yang mengembangkan musik sehingga pihaknya mencoba bersama-sama mengembangkan musik yang ada di kota Ambon ini sebagai kota Musik Dunia. Oleh sebab itu pihaknya mendukung rencana dari AMO yakni mengembangkan 10 desa destinasi budaya di kota Ambon dengan menampilkan lagu-lagu dan budaya asli yang ada di 10 desa dan negeri anak tersebut.

Menurutnya sesuai program dari AMO di tahun 2022 ini terdapat 10 destinasi desa musik sehingga itu yang BPNB mencoba mengakomodir dan memberikan ruang dalam konser musik virtual kali ini. Kepada wartawan Manorek mengatakan setelah menyaksikan konser Virtual pada Rabu malam kemarin maka selanjutnya pihaknya akan berdiskusi lebih intens lagi dengan pihak AMO untuk pengembangan selanjutnya sehingga tidak statis tapi akan lebih baik lagi yang intinya berhasil dan bermanfaat.

“Ya  mungkin dari sisi kuliner dan dari segi apapun kita bisa melihat dan bisa kembangkan“ujarnya.

Sementara itu, Direktur AMO, Ronny Lopies di tempat  yang sama mengatakan dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada BPNB yang sudah bekerjasama dengan AMO dalam sebuah program yang dikenal dengan Tali Hualaleng.

Disebutkan ide awal dari program ini adalah bahwa di dalam Tali Hualaleng pihaknya mencoba melihat konektivitas antara daya tarik wisata musik yang sudah dicanangkan di kota Ambon pada 10 lokasi. “Jadi ini salah satu bagian bagaimana membuat kota itu terjaring, terkonektivitas sebagai sebuah kekayaan budaya karena pendekatan kita sekarang adalah parawisata berbasis musik atau music turis”ujarnya sambil memuji  bahwa konser Musik Virtual yang didanai oleh BPNB kali ini kemudian AMO menyiapkan konsepnya merupakan sebuah ajang luar biasa.

Menurutnya konsep yang disiapkan oleh AMO mau menunjukkan bahwa pihaknya mempunyai karakter yang kuat pada 10 daerah parawisata musik kemudian bisa saling memelajari satu sama lain.

Sementara itu dari pantauan media ini pada konser musik virtual yang digelar oleh BPNB itu menampilkan di antaranya 

Dansa wals, Tarian Sahureka-reka dari desa Soya; Dansa tali asli Negeri Rutong,, Tarian Sawat dari desa Batu Merah,  Trompet Garuda Bras dari Negeri Lateri serta sebuah kolaborasi tari budaya khas SBB yang mengakhiri rangkaian konser musik Virtual bertemakan Tali Hualaleng itu.(CN-03)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *