
AMBON,cahaya-nusantara.com
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa,S.H.,L.LM menegaskan bahwa pemenuhan gizi bagi anak-anak merupakan investasi penting bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, Pemerintah Provinsi Maluku memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai membawa dampak besar bagi masyarakat.
Hal ini disampaikan Gubernur saat membuka kegiatan sosialisasi Program MBG bersama komunitas yang berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Kamis (7/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette,S.T.,M.T,Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional Dr. Gunalan, AP., M.Si, Kepala Biro SDMO Badan Gizi Nasional,Rahman.S.STP.,M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Ferdinand Tasso,M.Si, para alumni STPDN, serta kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Ambon.
Dalam sambutannya, Gubernur Hendrik Lewerissa mengatakan program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, program tersebut mampu membantu mengurangi angka kemiskinan, menekan pengangguran, serta membuka lapangan kerja baru melalui keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan program.
“Keberhasilan program MBG sangat tergantung dari semua pihak. Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen memperkuat dan meningkatkan SPPG di setiap kabupaten dan kota di Maluku,” ujarnya.
Meski memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program MBG, Gubernur juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar menjalankan tugas secara profesional dan mengutamakan kualitas pelayanan makanan bagi para siswa.
Ia menegaskan, apabila ditemukan SPPG yang lalai hingga menyebabkan kasus serius seperti keracunan pada anak-anak sekolah, maka harus diberikan sanksi tegas.
“Saya minta pengelola SPPG silakan berusaha, tetapi tangani program MBG dengan baik agar Pemerintah Provinsi Maluku tidak disalahkan. Jika ada SPPG yang menyebabkan kasus serius bagi anak-anak sekolah, maka harus dihentikan, ditegur, dan diberikan sanksi,” tegasnya.
Sementara itu ditempat yang sama,Plt Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr.Gunalan AP.,M.Si antara lain mengatakan capaian Program MBG sejauh ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta perkembangan anak-anak, khususnya pelajar SD dan SMP.
Ia menjelaskan, perkembangan program MBG di Maluku menunjukkan tren yang positif dan terus mengalami peningkatan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting membangun kesadaran bersama bahwa pemenuhan gizi yang baik sangat penting bagi masa depan generasi bangsa,” katanya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Maluku.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.(CNmy)
