AMBON, cahaya-nusantara.com
Setelah beberapa waktu dipimpin oleh pimpinan sementara, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon memiliki pimpinan definitif. Mourits L. Tamaela resmi dilantik sebagai Ketua DPRD dari Partai NasDem, menggantikan Ely Toisuta. Pelantikan juga menetapkan Gerard Maloa dari PDI Perjuangan dan Patrik Munandar dari Partai Perindo sebagai Wakil Ketua.
Acara pelantikan ini berlangsung di Ruang Rapat Paripurna kota Ambon,belakang soya
Jumat 18/10/2024.
Dalam seremoni pelantikan ini, Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya, menyampaikan pesan inspiratif yang mengutip seorang penulis ternama Amerika Serikat, bahwa seorang pemimpin sejati adalah mereka yang tahu jalannya, mengerti jalannya, dan mampu menunjukkan jalan tersebut.
Menurut Kaya, pemimpin sejati adalah sosok yang tidak hanya menghadapi tantangan, tetapi juga menemukan solusi yang membawa perubahan. “Momentum pelantikan ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi awal bagi pemimpin DPRD baru untuk membentuk kerja tim yang solid,” ungkapnya di hadapan anggota DPRD dan tamu undangan yang hadir.
Pelantikan Mourits, Gerard, dan Patrik menandai titik penting dalam sejarah DPRD Kota Ambon. Selain menjadi pertama kalinya Partai NasDem dan Partai Perindo menduduki kursi pimpinan DPRD, komposisi anggota dewan periode 2024-2029 kali ini juga diwarnai oleh kehadiran generasi muda yang penuh semangat, kompeten, dan berpengalaman.
“DPRD kali ini adalah representasi generasi muda yang energik, berpadu dengan pengalaman para senior, sehingga ada banyak harapan yang dititipkan di pundak mereka untuk membawa perubahan positif bagi Kota Ambon,” lanjut Dominggus Kaya.
Dalam kesempatan tersebut, Dominggus juga menyampaikan tiga pesan penting bagi para pimpinan DPRD yang baru dilantik:
Amanah untuk Kemajuan Kota Jabatan sebagai pimpinan DPRD bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah untuk memajukan daerah. Dominggus mengajak pimpinan DPRD untuk bekerja dengan ketulusan, komitmen tinggi, dan semangat pengorbanan demi kepentingan masyarakat.
Simbol Demokrasi dan Sinergi DPRD adalah simbol demokrasi yang mewakili aspirasi rakyat. Sinergi antara legislatif dan eksekutif adalah kunci untuk melahirkan kebijakan yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi yang dibangun bersifat setara, saling melengkapi, dan saling mendukung dalam menjalankan fungsi konstitusional masing-masing,” tambahnya.
Menghadapi Agenda Akhir Tahun Menjelang akhir tahun, masih banyak agenda strategis yang harus dirampungkan. Dengan sisa waktu kurang dari tiga bulan, Dominggus berharap DPRD segera menuntaskan proses internal agar dapat fokus menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran yang optimal. Ia meyakini, bimbingan teknis yang telah diikuti akan memperkuat peran DPRD dalam menghadirkan produk-produk legislasi yang selaras dengan kebutuhan jangka panjang Kota Ambon.
Acara pelantikan tersebut tidak hanya memperkuat posisi kepemimpinan dalam DPRD Kota Ambon, tetapi juga menandai awal baru untuk semangat kolaboratif yang diharapkan dapat membawa Ambon ke arah yang lebih sejahtera dan bermartabat.
Dominggus menegaskan komitmennya untuk mendukung DPRD dalam menjalankan amanahnya dan berharap mereka dapat menjadi teladan dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan.
Dengan komposisi kepemimpinan baru yang beragam ini, DPRD Kota Ambon siap melangkah maju untuk mengemban aspirasi masyarakat dan membangun kota yang lebih baik di masa depan.(CN02)

