AMBON, cahaya-nusantara.com

Sebanyak 930 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Ambon Golongan II dan III resmi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, di Ballroom MCM, Tantui, Selasa (23/6/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelaksanaan Latsar merupakan tahapan penting yang harus dilalui setiap CPNS sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, menjadi seorang PNS tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga karakter, integritas, serta pemahaman yang baik terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Ia menjelaskan, pemerintah ingin memastikan para CPNS memiliki kesiapan yang matang untuk menjalankan fungsi pelayanan publik. Karena itu, Latsar menjadi sarana untuk membentuk aparatur yang profesional, berkompeten, dan mampu bekerja sesuai dengan nilai-nilai ASN.

Wattimena mengatakan, salah satu tujuan utama pelatihan tersebut adalah mendorong perubahan perilaku para peserta. Perubahan itu mencakup peningkatan disiplin kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta pergeseran pola pikir dari kepentingan pribadi menuju kepentingan masyarakat.

Selain itu, para CPNS juga diharapkan mampu memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing secara tepat. Menurutnya, ASN harus fokus menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara efektif dan profesional.

Tidak hanya aspek kedisiplinan dan kompetensi, pembentukan karakter juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Latsar. Wali Kota menilai seorang ASN harus memiliki kemampuan mengendalikan emosi, terbuka terhadap kritik, serta siap menerima berbagai masukan dari masyarakat.

“Seorang ASN adalah pelayan masyarakat. Karena itu, diperlukan kesabaran, kedewasaan dalam bersikap, dan kemampuan membangun hubungan yang baik dengan warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat rasa kebersamaan, solidaritas, serta kebanggaan sebagai bagian dari korps ASN. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya birokrasi yang solid dan berorientasi pada pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Provinsi Maluku, Hadi Sulaiman, menyampaikan bahwa seluruh peserta akan mengikuti Latsar secara bertahap. Sebanyak 930 CPNS tersebut dibagi ke dalam 12 gelombang dan 24 angkatan, menyesuaikan kapasitas penyelenggaraan pelatihan.

Hadi memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon yang berkomitmen mengikutsertakan seluruh CPNS dalam program Latsar. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencetak ASN yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan birokrasi.

Ia menambahkan, pelaksanaan Latsar bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

“Peserta harus bangga karena telah berhasil melewati proses seleksi yang ketat. Kini saatnya membuktikan diri sebagai ASN yang profesional dan siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *