Ambon, cahaya-nusantara.com – Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Drs. Rusly Manorek mengatakan dalam rangka hari Sumpah Pemuda tahun 2021 BPNB Maluku mencoba mengisinya bersama-sama dengan komunitas Budaya di Maluku terutama dengan sanggar-sanggar seni dan teather melakukan satu konsep kegiatan yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para generasi muda dalam berntuk konser virtual.
Demikian antara lain penegasan Kepala Balai kepada wartawan di Ambon di sela-sela mempersiapkan konser virtual di Maksud, Minggu Malam, 24/10/2021.
Dikatakan, sebagaimana diketahui dengan adanya peristiwa 28 Oktober 1928 itu para pemuda melakukan sumpah yaitu bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu yaitu bahasa Indonesia.
Menurut Manorek, konsep atau ikrar dan kekuatan ini akan dimaknai oleh generasi muda khususnya di wilayah kota Ambon dari berbagai etnis yang tergabung di dalam komunitas budaya. Dimana di dalam konser virtual kali ini mereka melakukan sentuhan-sentuhan yang menarik yang dikemas sehingga akan memberikan makna atau juga memberikan pesan bagi generasi muda di Indonesia umumnya bahkan kebih khusus di Maluku dan kota Ambon untuk bagaimana mengisi atau memaknai hari sumpah pemuda yang sangat luar biasa peristiwa yang hingga saat ini menjadi satu peristiwa sejarah yang sangat luar biasa.
Kepada wartawan Manorek menjelaskan untuk konser virtual tahun ini sekurang-kurangnya 15 komunitas Budaya yang terdiri dari sanggar-sanggar dan theater yang terlibar dalam konser virtual ini.termasuk para penyanyinya.
Menurutnya, kemasan-kemasan dari konser virtual itu dimaksudkan untuk memberikan semangat kepada generasi muda untuk tetap memperjuangkan hari sumpah pemuda ini.
Lebih lanjut Manorek mengatakan untuk kali ini baik sanggar maupun theater yang diambil berasal dari kota Ambon dengan melibatkan paguyuban dari Sulawesi Selatan, Minang dan juga dari Papua dan juga dari Sunda.
Selaku kepala Balai Manorek mengatakan pihaknya sangat mengharapkan melalui kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi generasi muda bahkan juga bagi masyarakat Indonesia untuk melihat peristiwa sumpah pemuda itu begitu penting untuk dimaknai dan selanjutnya harus diisi dengan kegiatan pembangunan di bidang kebudayaan.
Sementara dari pamtauan media ini untuk mempersiapkan sebuah konser virtual yang melibatkan para komunitas budaya dengan berbagai latar belakang etnis yang beraneka ragam di kota Ambon, patutlah disebutkan kerja keras dari semua komponen dan elemen di kantor BPNB Provinsi Maluku karena disamping komunitas budaya ini terpencar-pencar di kota Ambon sehingga untuk mengumpulkannya membutuhkan ektra energi dan biaya mengingat pelaku kebudayaan yang dilibatkan bukan saja mereka yang sudah dewasa yang mudah dikoordinir tetapi juga terdiri dari anak-anak; belum lagi persiapan untuk naik panggung memerlukan tingkat disiplin yang ektra karena ketika terjadi sebuah kesalahan sekecil apapun maka akan mengganggu proses persiapannya atau dengan kata lain jika dalam proses syutingnya terjadi kesalahan maka prosesnya akan diulang-ulang. Akan tetapi berkat ketekunan dan kerja keras dari KTU BPNB Maluku, Stanly Loupatty yang juga PPK dalam kegiatan ini bersama stafnya serta cruw syutingnya tanpa kecuali pemandu acara dan MCnya maka kali ini boleh dikatakan BPNB sukses dalam menggelar konser virtual kebudayaan dalam rangka memeriahkan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021.(CN-03)


