Ambon, cahaya-nusantara.com – Kepala SMA Negeri 1 Ambon, Drs. Aleks Tahalele mengatakan dirinya berharap pembelajaran tatap muka segera diberlakukan lebih baik karena pembelajaran daring yang selama ini diberlakukan sama sekali tidak maksimal.
Demikian antara lain penegasan Kepsek Tahalele kepada wartawan di ruang kerjamya jumat pekan lalu.
Dikatakan, kalau pembelajaran Daring tidak maksimal maka apa yang kita harapkan dari generasi sekarang ini ?.
Menurutnya belajar itu bukan berarti hanya pengetahuan dan keterampilan yang diberikan kepada siswa tetapi lebih dari itu pembentukan karakter itu juga harus dilakukan. Dan menurut kepsek yang juga sebagai Ketua MKKS kota Amnon ini pembentukan karakter itu bisa dilakukan dengan tatap muka.
Disebutkan tatap muka ini penting dilakukan tetapi tetap taat asas, artinya seluruh ketentuan soal Covid-19 harus dipatuhi dan dilaksanakan. Misalnya jika ada ketentuan tentang tatap muka terbatas maka pihaknya akan melaksanakan tatap muka terbatas sesuai dengan keputusan 4 Menteri. Kemudian dipertanyakan apanya yang terbatas, banyak hal yang terbatas.
Kemudian dalam tatap muka terbatas itu dilaksanakan juga penerapan protokol kesehatan adalah wajib. Dan itu akan diawasi secara ketat. Oleh karena itu menurut Kepsek Tahalele jika pembelajaran tatap muka terbatas itu dilaksanakan maka sekolah-sekolah akan mempersiapkan diri, bukan sekedar dibilang tatap muka lalu dilaksanakan, sekolah harus siap sesuai dengan aturan-aturan Covid-19, karena itu sambil mengutip pesan Menteti Pendidikan Tahalele mengatakan Vaksin tidak merupakan syarat tatap muka terbatas tapi alangkah baiknya siswa divaksin supaya kekebalan tubuh mereka kuat agar bisa menghadapi segala kemungkinan.
Selanjutnya Tahalele mengatakan untuk pelajaran tatap muka nanti, vaksin bagi para guru adalah wajib hukumnya, sememtara soal rapid test, sampai saat ini pihaknya belum memperoleh petunjuk.karena soalnya adalah apakah jika dilakukan rapid test itu dilakukan oleh pihak sekolah atau pihak lain dirinya belum mengetahuinya karena untuk pelaksanaan vaksin saja harus ada ijin dari orangtua, kata Kepsek Tahalele.(CN-01)

