Ambon, cahaya-nusantara.com – Kepala SMA Xaverius (SMAVER) Ambon Pastor Pius Titirloloby mengatakan Asesmen nasional yang tengah berlangsung saat ini dimaksudkan untuk menggantikan Ujian Nasional akan tetapi bukan untuk menentukan kelulusan.

Asesmen dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan sekolah.

Oleh sebab itu peserta asesmen juga tidak mengikutsertakan semua siswa.

Demikian antara lain penegasan pastor Kepala sekolah kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 29/09/2021.

Dikatakan,, asesmen nasional yang tengah berlangsung ini lebih diarahkan untuk mengetahui keberadaan sekolah dan kemampuan sekolah. Oleh sebab itu tidak semua siswa diikutsertakan sehingga peserta didik ditentukan dari siswa kelas 11 dan kelas 10 diambil untuk pemetaan keadaan sekolah serta untuk mengetahui kemampuan siswa karena pada akhirnya manfaat dari asesmen adalah bagaimana pengembangan sekolah.

Oleh sebab itu ketika siswa mengikuti asesmen yang lebih diarahkan pada hari pertama menilai kemampuan siswa di bidang literasi dan pada hari kedua mengukur kemampuan siswa di bidang numirasi.

Menurutnya asesmen di bidang literasi mengukur kemampuan siswa tentang bagaimana menganalisa bacaan-bacaan sementara numurasi mengukur kemampuan siswa tentang hitungan

Disebutkan untuk materi literasi tidak saja untuk bahasa Indonesia tetapi untuk semua hal menyangkut semua mata pelajaran

 Demikian hal untuk materi numirasi bukan saja menghitung matematikanya saja akan tetapi mencakup juga tentang ekonomi dan pelajaran lain yang mencakup hitung-menghitung. “Jadi tidak terfokus pada mata pelajaran tertentu tetapi umum dan mencakup semua mata pelajaran, ujarnya.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *