AMBON, cahaya-nusantara.com
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ke-79, berbagai upacara dan acara serentak digelar di seluruh Indonesia. Salah satu acara istimewa berlangsung di halaman Kantor Satker PJN Wilayah I Provinsi Maluku, Selasa (3/12/2024).
Dengan tema “Bakti PU Membangun Negeri untuk Rakyat”, kegiatan ini tak hanya mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat komitmen membangun infrastruktur bangsa.
Peringatan Hari Bakti PUPR selalu menjadi momen bersejarah yang penuh makna, terutama untuk mengenang perjuangan tujuh pahlawan Sapta Taruna yang gugur mempertahankan Gedung Sate di Bandung pada 3 Desember 1945. Gedung tersebut kala itu menjadi markas besar Departemen Pekerjaan Umum.
Penjabat (Pj.) Gubernur Maluku Ir. Sadali Le, dalam pidatonya, membacakan sambutan Menteri PUPR RI Dody Hanggodo. Menteri mengajak seluruh insan PUPR untuk terus mengenang jasa para pahlawan dan bekerja dengan dedikasi tinggi.
“Semangat para pendahulu kita harus menjadi inspirasi dalam membangun infrastruktur yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Peringatan kali ini juga menjadi refleksi atas berbagai capaian Kementerian PUPR selama satu dekade terakhir. Menteri Dody memaparkan sejumlah pencapaian penting, antara lain:
Sumber Daya Air: Penyelesaian 53 bendungan dari total 61 yang direncanakan, pembangunan jaringan irigasi seluas 1,24 juta hektar, serta pengendalian banjir sepanjang 2.041 km.
Bina Marga: Pembangunan 2.432 km jalan tol, 5.999 km jalan nasional baru, serta 125.900 meter jembatan bentang panjang.
Cipta Karya: Penyediaan air bersih sebesar 36.380 liter per detik, pembangunan sanitasi untuk 13,7 juta keluarga, dan kawasan pemukiman seluas 94.320 hektar.
Fokus Pembangunan 2024 Tahun 2024 menjadi istimewa karena sejalan dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menteri Dody menegaskan bahwa program quick wins akan menjadi prioritas, seperti optimalisasi bendungan, rehabilitasi jaringan irigasi, serta pembangunan infrastruktur pendidikan. Kementerian PUPR menargetkan pembangunan 11.420 unit sekolah dan madrasah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Selain itu, langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem akhir tahun 2024 dan awal 2025 telah disiapkan. Jajaran Kementerian PUPR diinstruksikan memastikan kesiapan infrastruktur, memperkuat koordinasi lintas lembaga, serta menyediakan logistik darurat.
Puncak acara di Ambon ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng, simbol kebersamaan dan semangat pengabdian seluruh peserta. Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan sinergi dan semangat membangun negeri.
Dengan capaian dan visi besar yang telah dicanangkan, Kementerian PUPR meneguhkan komitmennya sebagai ujung tombak pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan demi Indonesia Maju 2045.(CN02)

