Ambon, Cahayanusantara12.com

Bertempat di Hotel Golden Palace, Jumat pekan lalu,
Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Fesal Musaad berkenan membuka kegiatan
pembinaan guru Agama Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Maluku. Dalam sambutannya
Kakanwil menegaskan betapa pentingnya pembinaan karakter anak bangsa dan oleh
sebab itu guru sebagai ujung tombak diharapkan memperkuat sumber daya dirinya
agar tidak kalah dengan siswa yang diajarkannya. Dikatakan dewasa ini tantangan
bagi agama-agama di dunia umumnya dan di Indonesia khususnya adalah adanya penyakit
anak muda yang cenderung tergoda untuk menggunakan narkoba dan melakukan radikalisme
agama. Ia berharap para guru agama yang merupakan ujung tombak di lapangan dapat
mengajarkan etika dan moral yang baik kepada para siswa untuk mencegah secara
dini para siswa melakukan tindakan merusakan simbul-simbul agama serta kekerasan
lain yang pada gilirannya mencoreng wajah agama-agama di Indonesia. Lebih jauh
Musaad menegaskan jika paradigma pengajaran dititikberatkan pada peran pendidik
dalam mentransformasikan  pengetahuan kepada peserta didiknya bergeser
kepada paradigma pembelajaran  yang memberikan peran lebih banyak kepada
peserta didik untuk mengembangkan potensi  dan kreativitas dirinya 
dalam rangka membentuk manusia yang memiliki kekuatan spiritual keagamaan berakhlak
mulia, berkepribadian, memiliki kecerdasan memiliki estetika, sehat jasmani dan
rohani, serta keterampilan yang  dibutuhkan bagi dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara.
Menurutnya kualitas manusia Indonesia tersebut,
dihasilkan melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu oleh pendidikan yang
profesional, guru yang profesional selain harus memiliki kualifikasi akademik,
tetapi juga memiliki sejumlah kompetensi. A.l: Kompetensi Paedegogik,
kompetensi kepribadian,  kompetensi sosia,  dan kompetensi profesional.
Sementara itu dalam laporannya Kepala Bidang Bimas Kristen, Nick Dahoklory yang
diwakili oleh Ketua Panitia, Remon Montorola menjelaskan tentang tujuan dari
Pembinaan Guru Agama Kristen tahun 2016 adalah untuk menambah pengetahuan guru
agama Kristen terkait dengan tugas dan fungsi agar dapat melakukan tugasnya
dengan baik, sementara peserta pembinaan terdiri dari guru-guru yang mengajar di tingkat
sekolah menengah.(CN-01)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *