Ambon, cahayanusantara12.com

Bertempat di Kantor DPD Golkar Provinsi Maluku hari Sabtu (7/5) diselenggarakan Uji Kelayakan dan Kepatutan bagi Balon Bupati dan
Balon Wakil Bupati Kabupaten Buru. Untuk calon Bupati tampil 3 Kandidat masing-masing
Bakri  Lumbessy,
Ramli Umasugi
dan  Mayor Inf Achmad Kabau. Sementara Balon Wakil
Bupati dihadiri oleh 10 orang  Bakal Calon
Di antara ketiga Kandidat yang tampil membawakan
visi dan Misi di
depan tim penguji yang
terdiri dari 4 penalis yang dipimpin oleh ketua
Tim Uji kepatutan dan Kelayakan Roland Tahapary SH, tampillah Mayor
Inf Achmad Kabau yang memaparkan visi dan
misinya dengan penekanan
pada Emas hijau
dan Emas Biru, disamping peningkatan mutu pendidikan,
peningkatan mutu kesehatan serta kesejahteraan
masyarakat.
Kabau dalam penjelasannya 
menjelaskan Program ke depan tentang emas
hijau
dan Emas Biru, yang di mana sumber daya alam yang ada di pulau
Buru harus diangkat kembali dengan penanaman pohon-pohon
yang bernilai
Industri dalam rangka
mensejahterakan masyarakat Buru dengan satu
sistim pengelolaan yang terkontrol dan terpadu menyangkut semua masyarakat yang ada.

Untuk program Emas biru menurutnya adalah sumber daya laut yang begitu memadai di Pulau Buru yang
sementara ini diam, padahal untuk saat ini
Pulau
Buru dengan 12 ribu bujur sangkar adalah daerah pantai, yang
bisa dikelola menjadi satu potensi kekuatan  yang
sangat besar, lebih
daripada emas kuning
yang menghancurkan peradaban manusia ke depan.
Untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang pernah terjadi, dan untuk
itu haruslah
kembali ke Potensi-potensi
yang berorientasi pada kesejukan,
kenyamanan
bagi masyarakat.
Sementara untuk
pariwisata menurut Kabau  untuk saat ini Pariwisata di
pulau Buru memiliki dua potensi pariwisata yang belum
dikelola seperti
danau rana dan
Pariwisata Laut,  Danau Rana  adalah danau peninggalan
jaman Purba, dan mempunyai nilai jual yang sangat
tinggi kalau apabila
pandai dalam hal mempromosikan
ke negara-negara yang lain, dan
merupakan
potensi pulau buru  yang perlu di kembangkan.

Untuk Pariwisata Laut menurutnya ada beberapa teluk yang perlu dikelola oleh Pulau Buru, di
antaranya Teluk Bara, Wakasohi, dan Waju
yang
bisa dijadikan satu paket.
Menjawab 
pertanyaan Tim Penguji yang mempertanyakan tentang budaya
adat yang dicoba dikomersialkan oleh Balon Bupati,
Kabau lebih lanjut
menjelaskan kalau hal
itu bukanlah merupakan sebuah komersialisasi,
karena dirinya sendiri pun sangat menjunjung tinggi adat karena adat
adalah sesuatu yang sangat sakral bagi masyarakat.

Selanjutnya Ia berpendapat pengenalan adat yang dikemas dan  dijual tidak dalam hal-hal yang
menyangkut sakral , tetapi hal-hal yang
berkaitan
dengan budaya, dan hal tersebut sudah diterapkan di Wamena,
yang mana awalnya masyarakat menentang saat Koteka dan
moge mau
disosialisasikan sebagai budaya
Papua ke luar negeri karena mereka
tidak
mau dikatakan Masyarakat Koteka dan Moge, tetapi untuk saat ini
Pariwisata di Papua sangat maju dan yang ditonjolkan
justru adalah
Koteka dan Moge.

Khusus untuk Pulau Buru menurut Kabau masyarakat dapat menonjolkan kain tenun, cagar alam,
cerita-cerita rakyat, dan cerita tentang
tahanan
politik yang dibuang  ke pulauan  Buru sampai berbaur dengan
masyarakat. Ia
menambahkan kalau dalam visi dan misinya itu selain Emas Biru dan
Hijau ada pula program untuk meningkatkan kecerdasan
Bangsa yang
paling pokok adalah
pendidikan yang berkualitas yang akan dilaksanakan
dalam visi dan misinya. Bahkan menurutnya jika dirinya diberikan rekomendasi oleh Golkardan
menjadi Bupati di Buru, hal yang akan menjadi
perhatiannya juga adalah
Keterisolasian
masyarakat pulau Buru, karena selama ini Kota Ambon
yang hanya berjarak 4 Jam, yang dahulu sudah mempergunakan
kapal
cepat namun saat ini tidak ada
lagi.

Dirinya sangat kecewa dengan apa yang terjadi saat ini, karena hal ini mengakibatkan para investor tidak mau masuk ke Buru
lagi karena
kelemahan transportasi laut,
padahal transportasi laut ini bisa
dijawab
dengan transportasi yang berkualitas. ”Bagaimana kita mau bicara perkembangan
sementara daerah kita 
terisolasi,” ungkapnya kecewa. Untuk itu sebagai Bakal Calon Bupati Pulau Buru dirinya
akan berusaha
memperbaiki yang telah terjadi
di Pulau Buru dan merupakan target ke
depan
untuk memperbaiki nilai ekonomi yang ada.(CM-03)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *