Ambon, cahaya-nusantara.com
Pembimas Katolik Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Drs.
Sil Duarmas, M.Si mengatakan dua naskah
Akademik tentang penambahan Struktur bimas Katolik di kota Tual dan
Kabupaten Kepulauan Aru kini telah diagendakan
oleh Sekjen Kementrian
Agama
Republik Indonesia.
Demikian
antara lain penegasan Pembimas Katolik Kanwil Kemenag
Provinsi Maluku kepada wartawan di ruang kerjanya
pekan lalu.
Dikatakan, beberapa
waktu lalu dirinya mendampingi Kakanwil Kemenag
provinsi Maluku ke Jakarta dalam rangka rapat Esselon
I dan II di
kantor Kemenag RI, dimana
kesempatan nitu digunakannya untuk
mengkonfirmasi
dua naskah akademik terkait dengan permohonan tambahan
struktur organisasi Bimas Katolik  di kota
Kabupaten yang belum ada
selama
ini,  khususnya dua proposal yang berhubungan dengan
penambahan struktur pada kabupaten Kepulauan Aru dan
kota Tual.
Dikatakan sebelumnya kedua proposal itu telah
diserahkan langsung ke
Bagian Ortala di Jakarta pada tanggal 16 Mei 2016 oleh dirinya dan
Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku.
Menurutnya dalam kunjungan kerja Kakanwil ke
Jakarta, pihaknya bersama
Kakanwil
sempat bertemu Sekjen di ruang kerjanya dan saat itu Kakanwil
sempat mengkonfirmasi proposal itu dan langsung
dijawab oleh Sekjen
kalau keduanya
telah diagendakan oleh Sekjen.
Dengan
kondisi terakhir sedemikian, kata Duarmas dirinya optimis
paling banter dalam tahun 2016 ini jika dilakukan
harmonisasi regulasi
maka sangat
optimis kedua naskah akademik itu akan masuk dan jika
diperkenankan maka dalam tahun ini juga akan keluar
Peraturam Mentri
Agama dimana kedua
proposal itu bisa dikabulkan.
Kepada wartawan Duarmas mengatakan jika kedua
proposal itu telah
disetujui
maka daya dukung organisasi Bimas Katolik di Provinsi Maluku
sudah memadai. Dengan demikian maka hanya tinggal 3
kabupaten yang
perlu diperjuangkan
lagi, yakni Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten
Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Terkait dengan
3 Kabupaten yang masih belum ada struktur organisasinya itu, Duarmas mengatakan pihaknya akan menugaskan tiga
stafnya di Bimas Katolik Kemenag Provinsi Maluku
agar dalam waktu
dekat turun ke
tiga kabupaten itu untuk menjaring data lapangan
sekaligus mengurus rekomendasi masing-masing Bupati di
kabupaten
masing-masing dan
rekomendasi Ketua DPRDnya guna penyiapan naskah
akademik kemudian disampaikan lagi ke pusat.

Dirinya berharap jika semua naskah akademiknya telah rampung dan telah diserahkan ke Sekjen guna proses selanjutnya, maka
sebelum memasuki
masa pensiun di
bulan Mei tahun 2017 daya dukung organisasi Bimas
Katolik di provinsi Maluku sudah sangat kuat.
Menurutnya upaya keras yang dilakukan Bimas
Katolik Kanwil Kemenag
provinsi Maluku
ini sejalan dengan filosofis ada struktur ada
anggaran, sehingga sebelum massa pensiunnya dirinya
berharap seluruh
kabupaten kota di
Maluku telah memiliki struktur organisasi Bimas
Katolik sehingga memungkinkan nya memperoleh anggaran guna
pembinaan
umat katolik di provinsi
Maluku yang maksimal. “soal kecil atau besar
anggaran bukan soal, tetapi yang diperjuangkan adalah
adanya struktur
sehingga
memungkinkan adanya anggaran”. Ujar Duarmas.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *