Ambon, cahaya-nusantara.com
Sekretaris
Dinas Pendidikan dan Kebudaan Provinsi Maluku, Drs. Hadi
Sulaiman kemarin
sore, Senin, 18/7 berkenan membuka dengan resmi
kegiatan O2SN dan Debat Bahasa tingkat  SMA
provinsi Maluku mewakili
Kepala
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku yang
berhalangan. 
Pelaksanaan
kegiatan pembukaan dipusatkan di lantai VI Hotel Amboina.
Kepada wartawan
seusai membuka pelaksanaan kegiatan, Sulaiman
mengatakan dirinya cukup kecewa dengan beberapa
Kabupaten yang tidak
sempat
mengirim peserta kegiatan berlevel provinsi tersebut, mengingat
pembinaan siswa di bidang pendidikan pada provinsi
Maluku selalu
dilakukan secara
berjenjang. Ia menyesalkan kabupaten kabupaten yang
seakan-akan tidak memiliki komitmen dalam
mengikutsertakan peserta
dari
kabupatennya meskipun dipahaminya tentang kondisi-kondisi
tertentu dari masing masing kabupaten yang tidak
memungkinkan
keikutsertaan
siswanya.
 

“Pembinaan Olahraga dan
Seni serta Debat Bahasa menjadi satu out put
dari produk pendidikan  yang dilaksanakan secara
berjenjang serta
berkelanjutan,
artinya dia merupakan suatu program yang menyeluruh di
semua kabupaten kota, baik provinsi maupun kabupaten kota.
Hal ini
akan memberikan image
bahwa 11 Kabupaten kota di Maluku ini memiliki
komitmen yang tinggi” Kata Sulaiman seraya menambahkan
kalau ada
kabupaten kota yang
tidak mengikutsertakan pesertanya maka ini
merupakan suatu yang memprihatinkan. Karena
menurutnya pihaknya dalam melaksanakan program kegiatan di
bidang pendidikan 
tidak hanya pada saspek yang berhubungan dengan
knowladge atau kemampuan pengetahuan saja akan tetapi 
juga pada
kecakapan, keterampilan,
Skill dan atitude, di mana olah raga
menjadi
salah satu wujud dari
pada  proses belajar mengajar di bidang
pendidikan olah raga dan jasmani yang ada di
seluruh  di
sekolah sekolah
di semua kabupaten kota. 

Dan menurutnya hal ini harus mendapatkan evaluasi yang dilakukan secara berjenjang,
mulai dari
tingkat satuan
pendidikan di desa, kecamatan sampai di tingkat
kabupaten , dimana selanjutnya peserta dari kabupaten kota
itulah yang
akan mewakili ke
tingkat provinsi.
“Kami
mendapatkan laporan bahwa ketidak hadiran beberapa kabupaten itu
terkait dengan kondisi-kondisi yang ada di kabupaten
masing-masing
yang mungkin disebabkan
karena belum matangnya persiapan-persiapan
yang dilakukan, sehingga kami memberikan apresiasi
kepada kabupaten
kota yang telah
benar-benar sudah siap”, tegas Sulaiman. 
Sementara itu dari laporan Ketua Panitia
disebutkan Tujuan dari
pelaksanaan kegiatan O2SN dan Debat Bahasa SMA tingkat
Provinsi Maluku
adalah Pertama
untuk membina generasi muda agar menjadi manusia yang
sehat rohani dan jasmani serta mampu berkompetisi
secara sehat, fair
dan sportif
Kedua,  Meningkatkan prestasi atlit pelajar
SMA sehingga bisda
dijadikan 
salah satu  indikator keberhasilan pembinaan olahraga
pelajar di sekolah. Ketiga, meningkatkan aspek
kebahasaan  dan
kemampuan berbicara
siswa baik aspek verbal maupun non verbal.
Keempat,  Mengembangkan kemampuan siswa untuk
berpikir kritis dan
analitis
sehingga terpacu untuk menyampaikan  pendapatnya secara logis

dan sistematis. Penyelenggaraan O2SN  dan Lomba debat Bahasa tahun 2016 berlangsung
dari  tanggal 18 s/d 21 Juli  di
Ambon.(CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *