Papilaya: Pertama kali di Maluku Dilaksanakan
Mudik Natal dan Tahun Baru Gratis
Mudik Natal dan Tahun Baru Gratis
Merayakan Natal Tahun 2017 keluarga
besar dinas Perhubungan Provinsi Maluku memfokuskan diri pada peningkatan
kualitas dan Integritas Pelayanan transportasi Antar Gugus pulau di Maluku.
besar dinas Perhubungan Provinsi Maluku memfokuskan diri pada peningkatan
kualitas dan Integritas Pelayanan transportasi Antar Gugus pulau di Maluku.
Demikian antara lain inti sambutan
kepala dinas Perhubungan Maluku, Ir. F.J. Papilaya, M.Si yang meminta
jajarannya untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi di Maluku terutama
jelang perayaan Natal 25 Desember 2017
dan tahun baru 1 Januari 2018 mendatang.
kepala dinas Perhubungan Maluku, Ir. F.J. Papilaya, M.Si yang meminta
jajarannya untuk lebih meningkatkan pelayanan transportasi di Maluku terutama
jelang perayaan Natal 25 Desember 2017
dan tahun baru 1 Januari 2018 mendatang.
Pada perayaan natal dinas Perhubungan
yang berlangsung di kantor dinas Perhunbungan provinsi Maluku yang digelar,
Sabtu malam, 16/12 itu Papilaya mengatakan untuk tahun 2017 ini pemerintah
provinsi Maluku memberikan sebuah terobosan baru untuk masyarakat di Maluku
yang akan melakukan mudik Natal dan tahun baru dengan transportasi gratis ke
wilayah kabupaten kota di Maluku, di antaranya ke MBD, MTB, Tual, Dobo dengan
menggunakan angkutan KM Perintis milik pemerintah serta para penumpang yang
menggunakan transportasi KMKP. Fery ke Waipirit, Saparua, Nusalaut dan Namrole,
sementara untuk Masohi dan beberapa tempat lainnya akan menggunakan kapal cepat
yang menggunakan BBM subsidi pemerintah.
yang berlangsung di kantor dinas Perhunbungan provinsi Maluku yang digelar,
Sabtu malam, 16/12 itu Papilaya mengatakan untuk tahun 2017 ini pemerintah
provinsi Maluku memberikan sebuah terobosan baru untuk masyarakat di Maluku
yang akan melakukan mudik Natal dan tahun baru dengan transportasi gratis ke
wilayah kabupaten kota di Maluku, di antaranya ke MBD, MTB, Tual, Dobo dengan
menggunakan angkutan KM Perintis milik pemerintah serta para penumpang yang
menggunakan transportasi KMKP. Fery ke Waipirit, Saparua, Nusalaut dan Namrole,
sementara untuk Masohi dan beberapa tempat lainnya akan menggunakan kapal cepat
yang menggunakan BBM subsidi pemerintah.
Dikatakan khusus untuk jalur
transportasi yang menggunakan kapal perintis akan dilepas oleh Gubernur Maluku
pada tanggal 19 Desember di pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada pukul 17.00 WIT,
sementara untuk jalur Fery akan dilepas pada tanggal 23 Desember mendatang di
pelabuhan Waai dan Liang.
transportasi yang menggunakan kapal perintis akan dilepas oleh Gubernur Maluku
pada tanggal 19 Desember di pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada pukul 17.00 WIT,
sementara untuk jalur Fery akan dilepas pada tanggal 23 Desember mendatang di
pelabuhan Waai dan Liang.
Menurutnya para penumpang mudik yang
Ingin menggunakan kesempatan tersebut diminta datang ke Pelni Ambon dengan
membawa KTP untuk memperoleh tiket kapal, sementara yang hendak menggunakan
KMP. Fery silahkan langsung saja ke loket Fery di masiing-masing pelabuhan.
Ingin menggunakan kesempatan tersebut diminta datang ke Pelni Ambon dengan
membawa KTP untuk memperoleh tiket kapal, sementara yang hendak menggunakan
KMP. Fery silahkan langsung saja ke loket Fery di masiing-masing pelabuhan.
“Mudik gratis yang nanti dilaksanakan
dalam rangka mudik natal di provinsi Maluku baru pertama kali dalam sejarah”.
Ujar Papilaya sambil menambahkan ini kebijakan Bapak Gubernur memberikan
pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mereka mudik ke tempat mereka
masing-masing,
dalam rangka mudik natal di provinsi Maluku baru pertama kali dalam sejarah”.
Ujar Papilaya sambil menambahkan ini kebijakan Bapak Gubernur memberikan
pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mereka mudik ke tempat mereka
masing-masing,
“Oleh karena itu dalam rangka mudik
natal tahun 2017, kita akan menggangkut masyarakat yang ada di kota Ambon
dengan kapal-kapal pemerintah menuju ke Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara
Barat, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru”, ujar Papilayan sambil menambahkan
tempat tempat itu diangkaut dengan kapal milik pemerintah, sementara untuk
angkutan penyeberangan, itu dari Hunimua ke Saparua dan Hunimua ke Waepirit dan
juga ke Nusalaut.Sebelumnya dalam
sambutan Papilaya mengatakan tanpa terasa SKPD yang dipimpinnya telah
berada di penghujung tahun pelayanan sebagai abdi negara di lingkup dinas perhubungan di provinsi Maluku, “Kita sudah
menginjakkan kaki di hari yang keenambelas
di bulan Desember”, ujarnya sambil menambahkan kurang lagi 15 hari akan
berakhir tahun pengabdiannya di tahun 2017.
natal tahun 2017, kita akan menggangkut masyarakat yang ada di kota Ambon
dengan kapal-kapal pemerintah menuju ke Maluku Barat Daya, Maluku Tenggara
Barat, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru”, ujar Papilayan sambil menambahkan
tempat tempat itu diangkaut dengan kapal milik pemerintah, sementara untuk
angkutan penyeberangan, itu dari Hunimua ke Saparua dan Hunimua ke Waepirit dan
juga ke Nusalaut.Sebelumnya dalam
sambutan Papilaya mengatakan tanpa terasa SKPD yang dipimpinnya telah
berada di penghujung tahun pelayanan sebagai abdi negara di lingkup dinas perhubungan di provinsi Maluku, “Kita sudah
menginjakkan kaki di hari yang keenambelas
di bulan Desember”, ujarnya sambil menambahkan kurang lagi 15 hari akan
berakhir tahun pengabdiannya di tahun 2017.
Selanjutnya papilaya sempat mengatakan
ASN di lingkungannya yang tidak hadir dalam natal dinas sangat rugi karena
belum tentu di tahun berikutnya masih berkesempatan merayakan natal secara
bersama-sama.
ASN di lingkungannya yang tidak hadir dalam natal dinas sangat rugi karena
belum tentu di tahun berikutnya masih berkesempatan merayakan natal secara
bersama-sama.
Perayaan natal dinas Perhubungan itu
berlangsung sederhana tapi hikmat dan berakhir dengan santap malam bersama.(CN-02)

