Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMP Negeri 6 Ambon, Jantje
Mahulette, S.Pd. M.Pd mengatakan dirinya berharap lima sekolah yang ada di
Ambon setelah mengikuti program-program Sekolah rujukan selain SMP Negeri 6
Ambon agar dapat memacu sekolah-sekolah lain sehingga bisa menjadi rujukan bagi
sekolah yang lainnya lagi.
Mahulette, S.Pd. M.Pd mengatakan dirinya berharap lima sekolah yang ada di
Ambon setelah mengikuti program-program Sekolah rujukan selain SMP Negeri 6
Ambon agar dapat memacu sekolah-sekolah lain sehingga bisa menjadi rujukan bagi
sekolah yang lainnya lagi.
Demikian antara lain penegasan Mahulette
kepada wartawan di ruang kerjanya jumat pekan lalu.
kepada wartawan di ruang kerjanya jumat pekan lalu.
Dikatakan, sebagai sekolah rujukan yang
dipercayakan oleh pemerintah pusat phaknya telah melaksanakan sejumlah program
sesuai dengan rancangan yang dibuat secara nasional telah dilaksanakan sampai
dengan bulan Desember 2017.
dipercayakan oleh pemerintah pusat phaknya telah melaksanakan sejumlah program
sesuai dengan rancangan yang dibuat secara nasional telah dilaksanakan sampai
dengan bulan Desember 2017.
Saat ini kata Mahulette pihaknya tinggal
membuat laporan pelaksanaan program
sesuai mekanisme pelaksanaan kegiatan tetapi juga laporan keuangannya
yang tengah dibuat untuk selanjutnya dalam satu dua hari ke depan akan segera
dikirim ke kementerian di pusat sebagai wujud dan tanggungjawab menerima dana bantuan rujukan. “Jadi saya
kira untuk SMP Negeri 6 sendiri banyak kegiatan kita sudah kerjakan, dan juga salah
satu program pengimbasan sudah kita
lakukan untuk 5 sekolah di kota Ambon”,
ujar Mahulette sembari berharap dengan adanya program-program rujukan itu teman-teman di sekolah lain pun bisa belajar untuk bagaimana bisa menjadi
rujukan bagi sekolah yang lain di kota
Ambon tetapi juga bagi sekolah di kabupaten dan kota lain di provinsi Maluku
sehingga dunia pendidikan bisa berkembang secara baik secara keseluruhan sehingga kelak tidak akan ada
klasifikasi sekolah A yang baik atau sekolah B tidak baik, tetapi dirinya berharap satu ketika nanti dengan
adanya sekolah rujukan dan pengimbasannya kepada sekolah lain dimana untuk
provinsi Maluku terdapat 55 sekolah rujukan serta 11 imbas maka total telah ada
66 sekolah yng sudah menerapkan sekolah
rujukan. Dengan demikian 66 sekolah ini, kata Mahulette menjadi percontohan dan
menjadi rujukan bagi sekolah –sekolah lain di sekitarnya, supaya mereka bisa
menciptakabn suatu suasana yang kondusif bagi
sekolah masing-masing dengan harapan bahwa suatu ketika sekolah itu bisa
menjadi sekolah yang aman dan sekolah ramah anak, dan sekolah yang betul-betul
dicintai oleh anak sehingga anak betah belajar di sekolah dan kemudian bisa
menjadikan sekolah sebagai pusat
keunggulan , bisa memiliki brending sekolah , kemudian bisa menjadikan warga
sekolah warga yang literat, artinya bisa
mengembangkan program literasi sebagai
perwujudan dari penguatan pendidikan karakter.
membuat laporan pelaksanaan program
sesuai mekanisme pelaksanaan kegiatan tetapi juga laporan keuangannya
yang tengah dibuat untuk selanjutnya dalam satu dua hari ke depan akan segera
dikirim ke kementerian di pusat sebagai wujud dan tanggungjawab menerima dana bantuan rujukan. “Jadi saya
kira untuk SMP Negeri 6 sendiri banyak kegiatan kita sudah kerjakan, dan juga salah
satu program pengimbasan sudah kita
lakukan untuk 5 sekolah di kota Ambon”,
ujar Mahulette sembari berharap dengan adanya program-program rujukan itu teman-teman di sekolah lain pun bisa belajar untuk bagaimana bisa menjadi
rujukan bagi sekolah yang lain di kota
Ambon tetapi juga bagi sekolah di kabupaten dan kota lain di provinsi Maluku
sehingga dunia pendidikan bisa berkembang secara baik secara keseluruhan sehingga kelak tidak akan ada
klasifikasi sekolah A yang baik atau sekolah B tidak baik, tetapi dirinya berharap satu ketika nanti dengan
adanya sekolah rujukan dan pengimbasannya kepada sekolah lain dimana untuk
provinsi Maluku terdapat 55 sekolah rujukan serta 11 imbas maka total telah ada
66 sekolah yng sudah menerapkan sekolah
rujukan. Dengan demikian 66 sekolah ini, kata Mahulette menjadi percontohan dan
menjadi rujukan bagi sekolah –sekolah lain di sekitarnya, supaya mereka bisa
menciptakabn suatu suasana yang kondusif bagi
sekolah masing-masing dengan harapan bahwa suatu ketika sekolah itu bisa
menjadi sekolah yang aman dan sekolah ramah anak, dan sekolah yang betul-betul
dicintai oleh anak sehingga anak betah belajar di sekolah dan kemudian bisa
menjadikan sekolah sebagai pusat
keunggulan , bisa memiliki brending sekolah , kemudian bisa menjadikan warga
sekolah warga yang literat, artinya bisa
mengembangkan program literasi sebagai
perwujudan dari penguatan pendidikan karakter.
Kepada wartawan Mahulette mengatakan hal-hal tersebut yang menjadi
harapannya sehingga ke depan di 11 Kabupaten kota di Maluku bisa menerapkan
program rujukan kepada sekolah-sekolahnya.(CN-03)
harapannya sehingga ke depan di 11 Kabupaten kota di Maluku bisa menerapkan
program rujukan kepada sekolah-sekolahnya.(CN-03)
