Ambon,
cahaya-nusantara.co.id
cahaya-nusantara.co.id
Kepala SMP Negeri 4 Ambon, O.
Sitaniapessy, S.Pd mengatakan meskipun saat ini juknis tentang Ujian Nasional
SMP belum sampai diterima di sekolah namun dari informasi yang diikuti pada
Internet nampaknya Ujian nasional yang biasanya berlangsung pada bulan Mei akan
dimajukan sehingga tidak bertabrakan dengan agenda Politik nasional tahun ini
yakni Pilkada serentak yang bakal berlangsung pada bulan Juni 2018 mendatang.
Demikian antara lain keterangan
Sitaniapessy kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 17/1.
Sitaniapessy kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu, 17/1.
Dikatakan, memang biasanya ujian
nasional untuk SMP itu jatuhnya di bulan Mei akan tetapi berdasarkan agenda
nasional tersebut dan berdasarkan standar operasional ujian nasional maka
kelihatannya ujian nasional tersebut bergeser ke tanggal 22 April meskipun
diakuinya sampai saat ini pihaknya belum mendapat juknis akan tetapi ketika di
dounload di internet ada informasi – informasi yang beredar nampaknya ujian
dimajukan.
nasional untuk SMP itu jatuhnya di bulan Mei akan tetapi berdasarkan agenda
nasional tersebut dan berdasarkan standar operasional ujian nasional maka
kelihatannya ujian nasional tersebut bergeser ke tanggal 22 April meskipun
diakuinya sampai saat ini pihaknya belum mendapat juknis akan tetapi ketika di
dounload di internet ada informasi – informasi yang beredar nampaknya ujian
dimajukan.
Meskipun belum ada kepastian menurut
Sitaniapessy persiapan-persiapan bagi kelas IX di sekolahnya telah dilakukan
sejak bulan November tahun 2017 sama halnya dengan SMP-SMP lain di kota ini.
Sitaniapessy persiapan-persiapan bagi kelas IX di sekolahnya telah dilakukan
sejak bulan November tahun 2017 sama halnya dengan SMP-SMP lain di kota ini.
Dikatakan persiapan-pesiapan tersebut
berupa bimbingan belajar dan persiapan-persiapan lain yang dilakukan bagi para
siswa guna menghadapi event nasional tersebut. Hal ini disebabkan karena ujian
itu sendiri mencakup keseluruhan materi dari
kelas VII, kelas VIII dan kelas IX. Oleh sebab itu menurut Sitaniapessy
dalam kegiatan pemantapan ini pihaknya hanya memantapkan kembali materi-materi
yang telah dipelajari siswa pada kelas-kelas sebelumnya dan juga di kelas IX.
berupa bimbingan belajar dan persiapan-persiapan lain yang dilakukan bagi para
siswa guna menghadapi event nasional tersebut. Hal ini disebabkan karena ujian
itu sendiri mencakup keseluruhan materi dari
kelas VII, kelas VIII dan kelas IX. Oleh sebab itu menurut Sitaniapessy
dalam kegiatan pemantapan ini pihaknya hanya memantapkan kembali materi-materi
yang telah dipelajari siswa pada kelas-kelas sebelumnya dan juga di kelas IX.
Pemantapan itu menurut Sitaniapessy
sangat perlu mengingat tipe anak-anak jaman sekarang ini berbeda jauh karakternya dengan anak-anak
jaman dahulu yang satu kali menerima materi mengingatnya sampai tua, sebaliknya
anak – anak jaman now ini kurang belajar di rumah sehingga, ada kecenderungan
dimana materi yang dipelajari hari ini setelah ditanyakan ulang minggu depannya
pasti sudah tidak mengingatnya lagi, apalagi ketika sudah berada di kelas IX maka
materi dua tahun sebelumnya pasti sudah hilang dari ingatannya.. Oleh sebab itu
pemantapan ini diibaratkan dengan melakukan pemanasan kembali bagi para siswa
untuk mengingat kembali materi-materi di kelas sebelumnya.
sangat perlu mengingat tipe anak-anak jaman sekarang ini berbeda jauh karakternya dengan anak-anak
jaman dahulu yang satu kali menerima materi mengingatnya sampai tua, sebaliknya
anak – anak jaman now ini kurang belajar di rumah sehingga, ada kecenderungan
dimana materi yang dipelajari hari ini setelah ditanyakan ulang minggu depannya
pasti sudah tidak mengingatnya lagi, apalagi ketika sudah berada di kelas IX maka
materi dua tahun sebelumnya pasti sudah hilang dari ingatannya.. Oleh sebab itu
pemantapan ini diibaratkan dengan melakukan pemanasan kembali bagi para siswa
untuk mengingat kembali materi-materi di kelas sebelumnya.
Selanjutnya menurut Kepsek, khusus untuk
menghadapi ujian ini para siswa juga telah diberikan buku materi ujian nasional yang mencakup seluruh
matapelajaran, baik itu ujian nasional maupun dengan tiga mata pelajaran tahun
lalu yang biasanya dilaksanakan dengan USBN atau ujian sekolah berstandar
nasional. Yakni IPS, PKN dan Agama.
menghadapi ujian ini para siswa juga telah diberikan buku materi ujian nasional yang mencakup seluruh
matapelajaran, baik itu ujian nasional maupun dengan tiga mata pelajaran tahun
lalu yang biasanya dilaksanakan dengan USBN atau ujian sekolah berstandar
nasional. Yakni IPS, PKN dan Agama.
Menurutnya di dalam buku-buku itu ada
materi soal-soal serta penjelasan mengenai jawaban – jawaban yang dimasukan di
dalam materi ujian tersebut dengan harapan bahwa lewat kesemuanya yang sekolah
telah lakukan itu kemudian ditunjang dengan
kesadaran siswa sendiri untuk belajar menghadapi ujian disamping
orangtua juga menunjukkan kepedulian diharapkan bahwa tahun ini ada peningkatan
kelulusan, bukan saja secara kuantitas tetapi juga secara kualitas.
materi soal-soal serta penjelasan mengenai jawaban – jawaban yang dimasukan di
dalam materi ujian tersebut dengan harapan bahwa lewat kesemuanya yang sekolah
telah lakukan itu kemudian ditunjang dengan
kesadaran siswa sendiri untuk belajar menghadapi ujian disamping
orangtua juga menunjukkan kepedulian diharapkan bahwa tahun ini ada peningkatan
kelulusan, bukan saja secara kuantitas tetapi juga secara kualitas.
Lebih lanjut Sitaniapessy mengatakan
kalau tahun sebelumnya ada 3 kali ujian yakni Ujian Sekolah Berstandar Nasional
kemudian Ujian Sekolah dan dilanjutkan dengan ujian nasional maka saat ini
telah beredar kabar kalau ujian sekolah ditiadakan. Dengan demikian ada kemungkinan
hanya akan ada ujian Sekolah Berstandar Nasional dan ujian Nasional itu
sendiri.(CN-02)
kalau tahun sebelumnya ada 3 kali ujian yakni Ujian Sekolah Berstandar Nasional
kemudian Ujian Sekolah dan dilanjutkan dengan ujian nasional maka saat ini
telah beredar kabar kalau ujian sekolah ditiadakan. Dengan demikian ada kemungkinan
hanya akan ada ujian Sekolah Berstandar Nasional dan ujian Nasional itu
sendiri.(CN-02)

