AMBON,Cahayanusantara.com
Kepala SMA Xaverius Ambon, Pastor Pius Titirloloby, Pr mengatakan meskipum tahun lalu pihaknya yang pertama mengusulkan agar pelaksanaan USBN menggunakan sistem komputer berbasis offline akan tetapi di tahun 2019 ini pihaknya memilih untuk tidak menggunakan aplikasi yang ditawarkan oleh MKKS P. Ambon itu melainkan menggunakan program WOKA yang ditawarkan secara nasional. Hal ini dikarenakan sistem offline yang ditawarkan oleh MKKS yang juga sempat digunakan tahun lalu ini ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan di sekolahnya karena masih ada kekurangan dalam mengacak soal. Oleh sebab itu sekolahnya kemudian menggunakan program Woka yang ditawarkan secara nasional.
Demikian antara lain penjelasan Pastor Titirloloby kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa, 5/3.
Dikatakan penggunaan program Woka ini adalah sebuah program yang ditawarkan secara nasional yang sistemnya hampir sama dengan sistem yang digunakan untuk UNBK tapi sistemnnya masih setengan offline dan setengah onliine.
Menurutnya keunggulan dari penggunaan program Woka ini selain terhitung murah karena secara nasional banyak yang menggunakannya tetapi lebih dari itu bisa mengakses soal- soal sehingga tidak memungkinkan siswa bisa bekerjasam karena memiliki soal yang sama. “yang katong pake ini adalah Woka, itu setengah offline, dalam arti ada jaringan internetnya yang terpasang di server lalu server kasih ke komputer lain itu masuk offline nanti dari yang komputer-komputer itu datang server baru server membagi saja” jelas Pastor sambil menambahkan sistemnya hampir sama dengan sistem UNBK.
Meskipun demikian pastor Titirliloby mengatakan suatu hal yang bagus adalah adanya anak Maluku yag bisa membuat program aplikasi yang dapat digunakan oleh sekolah-sekolah di Ambon sehingga ada kemajuan yang baik.
Selanjutnya kepada wartawan Pastor menjelaskan selama 2 hari berjalan nampaknya siswa tidak mengalami kendala baik terhadap penggunakan komputer dan programnya serta juga dalam menjawab soal-soal ujian. Ia berharap para siswa dapat mengerjakan semua soal dengan baik sampai hari terakhir USBN yang tengah berlangsung.(CN.Com-03)

