Ambon, cahaya-nusantara.com

Guna mengetahui kehidupan masyarakat desa serta potensi-potensi di desa Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ST. mengatakan pihaknya bakal melakukan kunjungan kerja ke desa-desa. Demikian antara lain penegasan Bupati MBD Benyamin Noach kepada wartawan di Ambon, Jumat, 21/6.

Dikatakan terkait dengan kunjungan kerja (kunker) bupati tidak perlu dipersiapkan secara besar-besar sebagaimana layaknya kunjungan pejabat-pejabat umumnya yang pada gilirannya harus menghabiskan dana dan persiapan tari-tarian yang megah akan tetapi model kunjungan yang dilakukannya nanti adalah mendatangi desa ke desa tanpa harus dijemput dengan tari-tarian dan acara protokuler tetapi cukup diberitahukan oleh kepala desa dengan cara membunyikan tolen-tolen dan menyampaikan kalau hari ini bupati akan mengungjungi desa sehingga warga siap menunggu di rumah-rumah mereka menanti kunjungan tersebut.

Bahkan menurutnya masyarakat juga dihimbau untuk tidak menyiapkan makanan yang berlebihan yang berakibat akan memberatkan serta membebani masyarakat. Sebaliknya selaku orang MBD Bupati menyarankan agar masyarakat cukup menyediakan makanan chas daerah karena dirinya bukanlah berasal dari luar negeri sehingga harus menyediakan beras raskin ataupun beras bagus bagi dirinya. “Barang beta ini orang apa ? kalau beta orang belanda seng mungkin jadi bupati di MBD, kalo begitu orang MBD makan apa ya, beta makan itu” ujar Noach seraya menambahkan acara yang resmi-resmi itu harus dirubah karena konsekwensinya selain menimbulkan beban bagi masyarakat, juga memboros banyak waktu. Oleh sebab itu dalam kunkernya nanti akan diupayakan sesederhana dan seefisien mungkin dimana bila perlu pagi hari minum teh di satu desa maka siangnya lagi kunjungan dilakukan ke desa berikutnya. Dengan demikian maka dalam waktu tidak terlalu lama semua desa akan dikunjungi dan setiap permasalahan masyarakat desa akan segera diketahui agar dicarikan solusinya.

Sementara itu tersirat dari pernyataan Noach haruslah dirubah mainset hura-hura serta kebiasaan membebani masyarakat desa dengan cara berhutang hanya untuk menjamu kehadiran seorang pejabat yang bisa berakibat terjadinya pertengkaran antar warga desa karena terlilit hutang.(CN-03)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *