KotaAmbon, cahaya-nusantara.com


Kantin sekolah milik SMP Negeri 2 Ambon dibobol,namun Kepala Sekolah sampai sore hari saat dikonfirmasi wartawan mengatakan belum mengetahui kejadian kecurian di lingkungan sekolahnya tersebut. Sementara itu Kepada wartawan, Senin pagi (10/2/2020) Leonora M Carolus  pemilik kantin sekolah itu menceritakan ketika hendak masuk ke kantinnya ia sempat  terkejut melihat jendelanya sudah dibongkar.

Menurutnya tepat pukul 6.30 WIT  ketika dirinya tiba di depan pagar, seluruh anak buahnya  atau pekerja kantin sudah menunggu, dan ketika masuk, mereka terkejut  melihat ruangan dalam kantin sudah diacak dan beberapa barang sudah raip dari tempatnya Kepada wartawan menuturkan keanehan yang ia rasakan dimana gembok pagar depan tidak ada yang rusak namun jendela samping sudah dibongkar dan snack dari kantin depan dan belakang sudah diacak-acak.


Menurutnya kejadian pembobolan ini sudah berulang kali dan kali ini termasuk yang keempat kalinya, dan termasuk yang terparah karena 4 buah kompor Hook yang merupakan sarana vital di dapur kantin justru yang diambil bersama sejumlah  snak yang siap dijual juga raip diambil tamu tak diundang tersebut. Ia menambahkan sangat aneh pembobolan yang dilakukan sebelumnya seperti bukan pencurian tetapi perusakan yang dilakukan.


“Dong kayak tidak pencuri tapi dong merusak, dan kali ini yang terparah,” ujarnya.
Yang hilang adalah 4 buah kompor, Snak tapi tidak semua dan hanya beberapa saja serta beberapa aqua.


Selanjutnya, karena sudah terjadi pencurian yang diserta pengrusakan keempat kalinya bahkan dulu saat pembangunan gedung baru juga pernah terjadi pencurian oleh pekerja tapi tidak ada tanggapan dari pihak sekolah saat di kasih tau”malahan kepala sekolah yang menyewakan gedung kantin mengatakan itu diluar tanggung jawab sekolah”, maka  untuk kejadian ini, dirinya beriisyatif untuk melapor ke Polsek Nusaniwe dan dari aksi kali ini sudah ada barang bukti yang sudah diambil pihak kepolisian.ada barang buktinya ko.
Menurutnya, yang membingungkan dari aksi ini selain ada kompor adapula Blender dan mesin es yang ukuran kecil serta harga yang sangat mahal tidaklah diangkat tetapi kompor yang dipilih pelaku.


Dijelaskan pula dirinya memperkirakan aksi yang dilakukan dari dalam  sekolah mengingat pagar depan yang biasa dipakai masuk ke kantin tidak ada yang rusak. Ketika ditanyai terkait satpam yang bertugas pada malam harinya, dirinya mengakui kalau ada satpam yang bertugas malam hari dan pada pagi itu sempat datang dan  pergi begitu saja.


Sementara itu ketika dikonfirmasi ke Pos Polisi Benteng terkait laporan Carolus, salah satu piket membenarkan kalau telah ada laporan dari pihak kantin. Namun mereka belum berani memberikan keterangan lebih lanjut, mengingat harus  menunggu Kapolsek Nusaniwe yang masih menangani masalah Pohon Mangga Air Salobar. Menariknya, kepala SMP Negeri 2 Ambon, Gani Suat ketika dihubungi  Via WA mengaku kalau dirinya belum mengetahui peristiwa tersebut, walaupun itu terjadi di dalam lingkungan sekolahnya.


Menurut sang Kepsek, tidak ada laporan telah terjadi pencurian dilingkungan sekolah, dengan demikian tidak ada pencurian. Namun pihak kantin membantah karena sebelum Polisi ke lokasi kantin Polisi melewati pintu depan dan melapor di satpam,bahkan satpam mengatakan Bapak Kepala sekolah ada namun yang muncul Wakil Kepsek, ujarnya. (CN-01)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *