ProMaluku, cahaya-nusantara.com
Ketua sinode gereja Protestan Maluku, Pdt. Drs. A.J.S. Werinussa, M.Si memberikan apresiasi yang besar kepada keluarga besar IAKN Ambon atas diresmikannya rumah moderasi yang merupakan sebagian dari masyarakat Maluku yang merupakan bagian dari pada pemerintah mencari dan menemukan keragaman beragama.yang sesuai dengan kehidupan bersama.
Demikian antara lain penegasan ketua sinode pada acara peresmian rumah moderasi beragama di IAKN Ambon Jumat 14 Agustus 2020. dikatakan meskipun saat ini kondisi itu belum ditemukan atau belum jadi tetapi kita terus berusaha menemukan itu bagi masa depan bangsa dan negara dan generasi Indonesia Tercinta.
Ucapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua MUI Provinsi Maluku Abdullah Latuapo.
“Saya selaku Ketua MUI pada kesempatan ini memberikan apresiasi kepada keluarga besar IAKN Ambon dimana pada hari ini sempat kita mengresmikan rumah moderasi beragama yang diresmikan oleh Bapak Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.”ujarnya.
Menurutnya selain apresiasi pihaknya sangat berbangga sekaligus berharap dengan adanya rumah moderasi beragama ini maka di dalamnya bisa berkumpul antara agama satu dengan agama yang lain untuk bisa mengkaji bagaimana cara kehidupan beragama yang moderat di Maluku ini sebagaimana tekad semua komponen di Maluku bahwa Maluku dijadikan sebagai laboratorium kerukunan hidup umat beragama dan selanjutnya menjadikannya Maluku sebagai contoh kepada daerah-daerah lain, bukan saja secara nasional tapi juga mendunia.
Sementara itu Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Maluku Wilhemus Jauwerissa di tempat yang sama juga selain memberikan apresiasi atas diresmikannya gedung Moderasi Beragama IAKN ini, Jauwerissa menegaskan hadirnya rumah moderasi di Maluku tidak lain dan tidak bukan mempersatukan hati semua pemeluk agama di Maluku dalam pandangan bersama dan hidup bermasyarakat dalam budaya kita orang Maluku yang senantiasa melekat dalam budaya gandong, ain ni ain dan sebagainya.
Sementara Kakanwil Kemnterian Agama Provinsi Maluku. H. Jamaludin Bugis, S.Ag selain memberikan apresiasi atas peresmian gedung moderasi beragama ini, lebih jauh Kakanwil mengatakan Ia memberikan penghargaan yang tinggi kepada IAKN Ambon yang telah menghadirkan rumah moderasi di kampus harmoni dalam perbedaan ini.
Selanjutnya Kakanwil berharap dengan adanya rumah moderasi beragama ini insya allah memberikan kontribusi untuk mewujudkan Maluku yang Toleran, Maluku yang rukun dan Maluku yang damai.
Sedangkan direktur Ambon Reconciliationand Mediation Center (ARMC) IAIN Negeri Ambon, Dr. Abidin Wakano di kesempatan itu mengatakan dengan diresmikannya gedung moderasi beragama IAKN Ambon diharapkan jadi sebuah momen penting dari Maluku untuk Indonesia dan dunia bahwa Maluku itu dulu jadi laboratorium konflik dalam tanda kutip tetapi sekarang telah bertransformasi laboratorium kerukunan dimana banyak saksi story yang dicapai dan di rumah ini banyak sekali akan dilakukan model dialog antar umat beragama, perjumpaan-perjumpaan yang diharapkan sekali lagi menjadi satu momen penting dimana akan memberi suatu resonansi bahwa dari Maluku dibangun satu peradaban kehidupan agama-agama yang berkeadaban tinggi.
Turut hadir mewakili Rektor IAIN Ambon, Dekan Ilmu Tarbiah dan Keguruan IAIN Ambon seraya mengatakan pihaknya menyambut baik pengresmian rumah moderasi beragama IAKN ini dan berjanji pihak IAIN Ambon juga akan segera membangun rumah moderasi umat beragama juga di kampusnya.
Dikatakan dengan adanya sarana ini maka diharapkan ada kegiatan-kegiatan yang lebih tuntas lagi dan lebih bersinergis antara pihak IAIN dan IAKN serta juga dengan sesama perguruan tinggi yang lain.(CN-01)

