Namlea, cahaya-nusantara.com
Sebanyak 2.126 siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sederakat yang berada di 10 Kecamatan di Kabupaten Buru, siap mengikuti ujian sekolah (US) selama kurun waktu Satu Minggu yakni, dimulai Senin 15 Maret hingga Selasa 23 Maret.
Terkait dengan pelaksanaan US tahun ajaran 2020- 2021 pada sekolah tingkat SMA dan SMK Sederajat masing – masing Kata Kepala cabang dinas pendidikan menengah dan pendidikan khusus Kabupaten Buru, Ibrahim Sukunora bahwa, peserta siswa yang akan mengikuti US pada sekolah masing- masing berjumlah 2.126 orang terdiri dari 15 SMA sederajat dengan jumlah siswa sebanyak 1.571 orang, sedangkan Sembilan SMK dengan jumlah murid 555 siap mengikuti US.
Kepada Wartawan di ruang kerja Jumat 12/3 Sukunora menambahkan, US yang di selenggarakan tahun ini pada masing –masing sekolah itu didasari pada surat edaran Kementrian pendidikan dan kebudayaan RI nomor 1 tahun 2021 tentang, peniadaan Ujian Nasional (UN) dan ujian kesetaraan seterusnya tahun ini ujian sekolah (US) dilaksanakan dalam masa darurat penyebar corona virus diseace 2019 (covid-19)” Ujarnya.
Atas dasar surat edaran yang dikeluarkan Mentri Pendidikan RI maka, seterusnya akan ditindaklanjuti Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku dengan nomor surat 423.7/326/2021 tentang pelaksanaan ujian sekolah dan kenaikan kelas tahun ajaran 2020- 2021” Kata Kepala cabang dinas pendidikan menengah dan pendidikan khusus Kabupaten Buru.
Setelah Kami menerima surat edaran baik itu dari Kementrian RI maupun Kadis Pendidikan Maluku, maka Dinas cabang pendidikan kabupaten ini akan melakukan rapat koordinasi melibatkan semua Kepsek di 10 kecamatan dikabupaten ini dengan harapan, bagaimana presepsi yang sama terkait dengan teknik- teknik pelaksanaan Ujian sekolah serta ketentuan persyaratan kreteria kelulusan peserta didik” Kata Sukunora.
Selain itu tambahkan Sukunora, Dalam pembahasan tentang prosedur/ Dokumen UN terkait dengan soal ujian, maka seluruh soal ujian itu akan disusun bersama dalam kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan seterusnya bahan ujian itu akan dicetak pada mesin percetakan Negara yang ada di Kota Ambon.
Mengakhiri hasil wawancara Kata Sukunora, sebelum dilaksanakan US dihimbau kepada Dewan Guru bahwa, selama pelaksanaan ujian siswa dan siswi harus mengedepankan 4 M yakni: Menggunakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dan Menghindari kerumunan.
Sukunora juga menuturkan, di dalam pentahapan ujian sekolah nanti Kami dari Dinas cabang pendidikan Buru akan melakukan pemantawan selama kurun waktu Satu minggu pada masing- masing sekolah yang ikut dalam ujian sekolah dan hasil dari kelulusan itu tambahnya, akan dikembalikan kepada pihak sekolah masing- masing.(CN-05)

