KabMalteng, cahaya-nusantara.com

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan aset Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) Jaynudin Ali  SE M.AP mengatakan, berdasarkan keputusan Menteri Keuangan tahun 2021 dana transfer Kabupaten Maluku Tengah Alami Pemotongan Sebesar 29 Milyar.

Demikian antara lain penjelasan Jaynudin kepada wartawan di Masohi Sabtu pekan lalu.

Ditemui wartawan di kediamannya, Kaban Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Malteng itu mengatakan, ptahun 2021 ini sudah ada keputusan menteri keuangan yang mana daerah diharuskan untuk melakukan Recofosing karena kondisi keuangan negara yang tidak menentu berkaitan pendapatan Nasional.

“Adanya perubahan kebijakan secara nasional maka akan berdampak pada program-program yang sudah siap dilaksanakan di daerah, “ungkap Jaynudin.

Untuk itu, saat ini Pemkab Malteng harus berproses dalam kaitan melakukan Recofosing,  yang mana harus membuat perencanaan kembali.

Dikatakan, terkait dengan kebijakan itu ada beberapa program atau kegiatan yang harus kita tunda dan ada yang memang tidak bisa ditunda.

 Untuk menghadapi Recofosing, pemerintah daerah harus selalu siap untuk berproses bersama masyarakat, itulah pentingnya pemerintah daerah ditengah-tengah masyarakat, jelasnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah sudah diberlakukan pada tahun anggaran 2020, karena kondisi keuangan secara nasional sedikit bermasalah, terutama pada dana transfer karena pengaruh pandemi covid-19.

Oleh karena itu ada kebijakan-kebijakan secara nasional  terhadap pengelolaan keuangan daerah,  yang mana semua daerah dilakukan pemotongan dana transfer.

Dengan adanya pemotongan  akan berdampak pada semua program pemerintah yang telah dicanangkan.

Dijelaskan, walau demikian pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, dengan kebijakan tersebut masih bisa mengelola keuangan dengan baik dan mengakhiri tahun 2020 dengan baik pula.

“Memang masih ada beberapa kekurangan yang dirasakan, tetapi kondisi Malteng dalam kaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan masih tetap aman dan stabil.

Serapan anggaran di Kabupaten Maluku Tengah cukup maksimal sesuai dengan dana yang telah ditransfer kepada pemerintahan Kabupaten Malteng,” kata Jaynudin.(CN-08)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *