AMBON, cahaya-nusantara.com – Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Timotius Akerina membuka pelaksanaan Antar Dulang yang menandai hari ketujuh Idul Fitri di dusun Talaga piru Kabupaten SBB, Senin, 8/5/2022.
Dalam sambutannya Bupati antara lain mengatakan, dirinya yakin perayaan ini memiliki makna dan tujuan sebagai ungkapan ucapan syukur kepada Allah SWT atas berkatNya yang luar biasa selama 1 tahun dan perkuat tali silaturahmi internal amtar umat beragama dan pemerintah daerah dan juga dapat menumbuh kembangkan hatam Qur”an kepada santri yang selama ini di taman pengajian masjid dusun talaga.
Menurut Bupati inilah kekayaan adat istiadat yang harus terus dilestarikan selama kehidupan manusia berlangsung, sehingga pemda akan memberikan perhatian serius untuk ke depannya dapat menjadi sebuah Ikon bagi pengembangan SBB ke arah yang lebih baik lagi.
Menurutnya Pemda SBB dalam melaksanakan pembangunannya, tentu sangat mengharapkan dukungan serta peran bersama dalam membangun kabupaten SBB menjadi lebih baik ke depan.
Bupati berjanji akan mencari solusi terbaik ke depan terhadap pembangunan daerah serta pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Semetara itu dari laporan panitia dan juga dari penjelasan bupati dapat diketahui bahwa kegiatan antar dulang ini sudah merupakan perayaan turun temurun. masyarakat di dusun tersebut sejak tahun 1942 dan oleh warga setempat dilaksanakan secara turun temurun sejak itu.
Ritual antar dulang itu sendiri merupakan sebuah ritual keagamaan yang dilaksanakan saban tahun pada hari ketujuh Idul Fitri. Saat ini oleh pemda SBB telah diagendakan sebagai ikon keagamaan dan masuk dalam wisata budaya SBB.(CN-01).


