AMBON, cahaya-nusantara.com
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena dalam sambutannya saat memperingati 10 (satu dekade) Klinik mata Ambon Vlissingen di MCM, Sabtu, 11/2023 mengatakan, memperingati satu dekade Badan Pelayanan Umum Daerah UPT klinik mata Ambon Vlissingen yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan Kota Ambon mengingatkan bahwa ada sejarah panjang sampai hari ini bisa memperingati satu Dekade Ambon Vlissingen yang tentu dimulai dari bagaimana kota Ambon dan kota Vlissingen bekerjasama sebagai Sister City (kota saudara).
Hal itu dilakukan sejak tahun 1996, di zaman Wali Kota Ambon ketika itu, bapak Chris Tanasale.
Seiring dengan berjalannya waktu ada keinginan bersama untuk bagaimana pemerintah Vlissingen atau lewat.
Yayasan Stichting Samenwerking Vlissingen Ambon (SSVA) untuk membantu pemerintah kota supaya bisa turut membantu masyarakat di Kota Ambon dalam pelayanan di bidang kesehatan maka digagaslah pembangunan ini oleh mantan wali kota Ambon Jopi Papilaya dengan SSVA lalu dibangunlah klinik mata Ambon Vlissingen, yang kemudian diresmikan oleh Wali Kota Ambon berikutnya, Richard Louhenapessy.
“Jadi sampai dengan hari ini 10 tahun ya kebetulan saya penjabat walikotanya, kami berupaya untuk terus memberikan dukungan kepada klinik ini karena itu sudah berubah menjadi badan layanan umum Daerah dengan keinginan bersama dari kami dengan SSVA dan seluruh yang terkait bahwa klinik ini pada waktunya seperti yang om Bob sampaikan dia bisa mandiri bisa menghidupi dirinya sendiri lalu pemerintah kota bisa melepas campur tangannya demikian juga dari pihak Vlissingen lewat SSVA supaya apa supaya klinik ini semakin meniru dan bisa melayani seluruh warga kota Ambon.” Ujar Wattimena.
Menurutnya, catatan yang sangat penting bahwa inilah wujud dari keberlangsungan, keberlanjutan pembangunan yang dilakukan di Kota Ambon, dimana kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah sebelumnya terus didukung dan disuport oleh pemerintah yang berikutnya.
Selanjutnya Wattimena menyebutkan hadirnya klinik mata ini merupakan perjuangan keras, perjuangan bersama dari seluruh pihak dan karena itu kalau di hari ini merayakan 10 tahun atau satu dekade eksistensi klinik mata Ambon Vlissingen ini maka tentu pemerintah kota Ambon berterima kasih kepada om Bob dan teman-teman SSVA yang terus berupaya untuk berkontribusi bagi pembangunan di Kota Ambon dalam kerjasama sister city Ambon Vlissingen.
“Om Bob bukan hanya klinik mata yang bernama Ambon Vlissingen saja tetapi kami punya ruang rapat bernama Vlissingen sebelahnya Darwin jadi ada Darwin , Vlissingen ini dua kota saudara Ambon Darwin dan Ambon Vlissingen.
Wattimena berharap agar Dr. Deni dan jajarannya terus bekerja dengan maksimal dan pemerintah kota tetap mendukung.
“Harapan kami tentu dalam perayaan satu dekade ini Dr Deni dan semua jajaran yang terus berada di klinik Ambon Vlissingen ini tetap terus bekerja keras karena BLUD ini tidak hanya sebagai papan nama saja tetapi secara mesti menjadi motivasi bagi Dr Deni dan teman teman terus bekerja keras internal memperbaiki diri.
pemerintah kota terus mendukung dan mensuport supaya pada waktunya klinik mata Ambon Vlissingen ini akan memberikan dampak kepada masyarakat.”sambungnya
Sementara itu menyadari pelayanan pasien sehari lebih dari 100 pasien, sambil memberikan apresiasi, Wali Kota juga berharap dokter dan tim medis di klinik itu agar terus tingkatkan etos kerja dan terus bersemangat dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
“Yang seratus lebih setiap hari itu berarti tingkat kebutuhan masyarakat terhadap klinik mata ini sangat luar biasa apalagi kita punya orang-orang tua memasuki usia senja ini cukup banyak di kota Ambon mulai bermasalah dengan mata katarak dan sebagainya, itulah tanggung jawab Dr Deni dan teman teman.
Karena itu saya berharap seluruh jajaran di klinik mata terus bersemangat, tingkatkan etos kerja karena kita yakin bahwa dengan semua itu kita bisa memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat di Kota Ambon di bidang Kesehatan.”pungkasnya.(CN-05)



