AMBON, cahaya-nusantara.com

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Bapak Husen,S.Pd,M.Pd  membuka acara Festival Musik Daerah tahun 2023 sehubungan dengan hari ulang tahun Museum Siwalima yang ke-50, Rabu, 8/11/2023.

Mengatakan para pelaku seni merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya untuk terus melestarikan budaya Maluku.

“Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan telah mengamanatkan salah satu di antaranya bahwa yang menjadi tema dari pemajuan kebudayaan adalah seni dan ke depannya pemerintah sangat menyadari  bahwa Indonesia, termasuk di Maluku  keragaman seni yang tidak sedikit yang salah satu di antaranya seni musik daerah dan hari ini Festivalnya kita akan buka sekaligus dalam rangka memperingati hari ulang tahun Museum Siwalima ke 50”.

Dikatakan, berkenan dengan itu maka pemerintah terus berupaya membuat berbagai terobosan dan kebijakan baik melalui Museum Siwalima yang salah satu di antaranya merupakan UPTD dari pada Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku.

Di kesempatan itu Sekdis   menyampaikan terimakasih kepada Museum Siwalima atas segala upayanya untuk telah melestarikan budaya yang ada di Maluku disamping tugas utamanya adalah bagaimana menyimpan dan melestarikan budaya budaya di Provinsi Maluku.

Dikatakan, sehubungan dengan itu pemerintah melalui kurikulum merdeka telah mencanangkan proyek pembuatan Profil pelajar Pancasila yang  salah satu temanya melestarikan tradisi.

“Nah hal ini kita telah  melakukan sehingga dengan demikian upaya-upaya yang kita lakukan seyogyanya senantiasa mendapat apresiasi dari lingkungan masyarakat kita, maka pada kesempatan yang berbahagia ini kami ingin   menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada para pelaku seni karena secara kelembagaan kami ada di sini tetapi penopang utama adalah mereka yang senantiasa bergerak di bidang seni, baik itu seni Tari, seni Musik yang hari ini kita saksikan dan itu adalah merupakan salah satu bentuk pelestarian”, ucapnya.

Dikatakan, Maluku sangat kaya. Dimana 11 Kabupaten- Kota telah dikunjunginya dan dalam kunjungan itu pihaknya telah menyaksikan banyak hal, terutama tarian-tarian tradisional , musik-musik tradisional yang telah memperkuat khasanah bahwa Maluku di masa depan sebagaimana  diamanatkan oleh Undang undang no 5 tahun 2017 bahwa akan jaya.

Meskipun demikian dikatakan itu tidaklah cukup tanpa adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku-pelaku seni yang ada di provinsi ini, maka kepada Museum Siwalima pihaknya ingin terus memberikan support, penyemangat agar sekiranya event-event semacam ini terus digalakkan biar generasi muda  tahu dan   Bangga akan kekayaan dan khasanah budaya daerah Maluku.

“Berkenan juga dihari ulang tahun musim siwalima yang ke-50 kami menyampaikan selamat atas eksistensinya selama ini dan eksistensinya di sini tentunya tidak akan berkembang seperti yang kita lihat sekarang tanpa campur tangan dari pada pendahulu-pendahulu kita” tutupnya. (CN-05)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *