AMBON, cahaya-nusantara.com

Kegiatan safari Ramdhan Pemkot Ambon lewat bagian kesejahteraan masyarakat (Kesra) mengadakan kegiatan Safari Ramadhan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian serta mempererat tali silahturahmi antara pemerintah dan masyarakat khususnya umat Islam yang semtara menjalankan ibadah puasa 1445 hijriah di tahun 2024 ini.

Kegiatan safari Ramadhan ini berlangsung di halaman Mesjid AL-Ukhuwah, pandan Kasturi,pukul 16: 45 WIT, pada Jumat (22/3/2024).

Sebanyak 135 paket sembako yang di bagikan kepada masyarakat meliputi  100 paket sembako dari Pemkot, 20 paket sembako dari BAZNAS dan 15 paket sembako bagi anak anak stunting.

Dalam sambutannya PJ Walikota Ambon Drs.Bodewin M. Wattimena,M.Si mengatakan pemerintah menyambut dengan penuh sukacita bulan suci Ramadan  bulan yang penuh dengan keberkahan, bulan yang penuh dengan ampunan Bagi umat Islam yang bisa melaksanakan seluruh tanggung jawabnya berpuasa di bulan suci Ramadan ini.

Oleh karena itu, kami yakin sungguh bahwa perubahan perilaku menuju kebaikan, kesempurnaan selama bulan suci Ramadan ini, dia tidak saja berdampak bagi umat Islam di kota ini, tetapi dia akan berdampak secara menyeluruh kepada masyarakat kota Ambon lewat tindakan tindakan positif, membuat hal-hal yang berguna bagi kota ini.

Dikatakan setiap tahunnya pemerintah kota berusaha untuk memanfaatkan momentum di bulan suci Ramadan, untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, kami mendekatkan diri dengan masyarakat tidak dengan tujuan tertentu, tetapi kesempatan ini momentum seperti ini kami gunakan untuk memberikan pemahaman edukasi bagi kita semua, tentang betapa pentingnya kita hidup saling menghargai satu dengan yang lain di kota ini kota ini.

Kota ini sudah dikenal dengan kota yang memiliki toleransi yang tinggi, kota ini dikenal dengan slogan hari ini “Ambon par samua”.

Kata kata atau kalimat itu bukan hanya sebatas narasi ucapan saja, tetapi kita ingin supaya dia menjadi cara hidup kita sebagai warga Kota Ambon.

Kalau kita memandang kota ini kota yang bertoleransi tinggi kota ini adalah “Ambon par samua” kita harus saling menghargai, kita harus saling menjaga, saling melindungi satu dengan yang lain, dan bertanggung jawab serta memiliki peran untuk membuat kota ini semakin maju ke depan.

Oleh karena itu, safari ramadhan dilakukan oleh pemerintah kota dengan harapan terbangun rasa kesadaran bersama untuk mencintai kota ini,  dan berkontribusi bagi kota ini dengan peran,fungsi dan tanggung jawab kita masing masing.

Selajutnya di katakan Persoalan persoalan yang dialami oleh kota ini akan bisa selesai jika kita semua bekerja bersama, banyak pemikiran yang mengatakan bahwa seluruh tanggung jawab untuk perbaikan kota ini hanya ditangan pemerintah.

“Saya rasa itu keliru, pemerintah ada dengan tugas tugas pengaturan, tugas tugas membuat kebijakan, siapa yang melaksanakannya bukan saja pemerintah tetapi juga masyarakat, karena partisipasi masyarakat akan berdampak terhadap setiap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah kota,”ungkap Wattimena.

Oleh karena itu Harapan Kami adalah dalam kita berupaya untuk mengendalikan diri kita di bulan suci Ramadhan ini untuk menahan nafsu amarah dan sebagainya kita kemudian memiliki tanggung jawab untuk bersama menjaga kota ini.

“Lewat kesempatan ini saya mengajak kita semua teristimewa bersaudara semua umat Islam terkhususnya di pandan Kasturi kapaha ini untuk sama sama membantu pemerintah membangun kota ini menjadi lebih baik,” ungkap PJ Walikota.

Ketika umat Islam sementara melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah.

PJ Walikota menghimbau kepada seluruh umat beragama yang lain untuk menghargai, menghormati, begitu juga ketika nanti ada hari hari besar keagamaan yang diperingati di kota Ambon sama sama kita menjaga sikap sikap toleransi karena itu paling penting.

“Saya senang sekali karena dalam beberapa waktu yang lalu ada penghargaan yang diberikan oleh baznas dalam zakat  pemberian penghargaan kepada kepala daerah pendukung zakat terbaik dan satu satunya kepala daerah Non muslim yang mendapatkan penghargaan itu,”ungkap Wattimena.

Bukan soal saya yang dapat tetapi apa yang mau kita lihat dari penghargaan itu.

Bahwa terbukti sikap sikap toleransi menghargai menjunjung tinggi perbedaan di kota ini bisa kita lakukan, bukan soal agama apa, tetapi soal nilai nilai kebaikan yang kita buat itulah yang kemudian membuat kita hebat, dan baik tetapi penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua, jangan memandang perbedaan kita.

PJ Walikota juga Bu mengucakan Terima kasih banyak karena terus mendukung pemerintah, mudah mudahan ke depan kita semua bisa bersama sama berkontribusi untuk Kota Ambon yang kita cintai.

Turut hadir dalam kegiatan safari ini Forum koordinasi pimpinan daerah kota Ambon,Forum koordinasi pimpinan daerah kota Ambon,Kejari Ambon, Dandim 1504 Ambon, Kapolresta Pulau Ambon & PP Lease, kepala kantor kementrian Agama kota Ambon, Pimpinan OPD lingkup kota Ambon, ketua LPTQ kota Ambon, Ketua Tim penggerak PPK kota Ambon, para Camat dan Lurah, Imam Masjid Al-Ukhuwah kapaha serta tokoh Agama pandan Kasturi.(CN-02)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *