AMBON, cahaya-nusantara.com
Untuk mewujudkan stabilitas,keamanan dan keselamatan di laut Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menggelar Patroli bersama khususnya di perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia, Patroli Bersama Tahun 2024 melibatkan puluhan unsur udara dan laut di kerahkan dalam patroli bersama ini.
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah S.H.,M.Tr.Opsla. memimpin langsung upacara pembukaan patroli bersama 2024 yang di tandai dengan pemukulan tifa yang menandakan dimulainya kegiatan Patroli Bersama Tahun 2024 dan pemeriksaan pasukan di Dermaga Guspurla Koarmada III Tawiri Ambon, Maluku, pukul 16:40 WIT, Rabu (20/3/2024).
Turut hadir dalam upacara kepala Bakamla zona maritim timur Laksma Bakamla Agam Endrasmoro, gubernur Maluku Murad Ismail ,Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Syafrial, dan Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif.
Dalam Amanatnya kepala Bakamla RI mengatakan kegiatan ini merupakan gelar patroli bersama yang ketiga kalinya dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia,
“Peraturan pemerintah nomor 13 tahun 2022 tentang penyelenggaraan keamanan keselamatan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi Indonesia dalam perkembangannya sebagai perwujudan dari pelaksanaan peraturan pemerintah,” ungkap Kepala Bakamla.
Seraya menambahkan pada tahun ini menkopolhukam telah menerbitkan keputusan menkopolhukam nomor 13 tahun 2004 tentang rencana patroli nasional tahun 2024.
Kedua dasar peraturan tersebut mengamanatkan aparat penegak hukum di laut untuk melaksanakan patroli secara bersama sama dan terpadu di bawah koordinasi Bakamla Republik Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku.
Tujuan dilaksanakannya patroli bersama ini adalah menurunnya angka pelanggaran hukum dan tindak kejahatan di laut, menegakkan hukum dan hak berdaulat Indonesia, menjamin stabilitas keamanan dan keselamatan di laut khususnya di wilayah rawan, terlindunginya sumber daya laut dan lingkungan di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jasa laut serta meningkatkan kerjasama antar instansi keamanan laut dan maritim.
Kepala Bakamla RI mengatakan Karena begitu luasnya perairan Indonesia serta keterbatasan sumber daya yang ada maka tidak mungkin mampu di amankan oleh satu instansi saja, maka dibutuhkan kolaboratif dan kerja sama dari semua pihak untuk mengamankan laut Indonesia secara menyeluruh.
“Saya sangat berharap dukungan dari seluruh instansi terkait dan instansi teknis dapat saling bahu membahu menyukseskan Patroli bersama ini,” ungkap kepala Bakamla.
Dalam Patroli Bersama kali ini, Bakamla RI mengerahkan 10 unsur laut dan udara. Terdiri dari Kapal Negara (KN) dan dukungan aset patroli udara. Tidak hanya itu, Patroli Bersama turut didukung oleh unsur laut dan udara dari instansi terkait, antara lain Bakamla 8 kapal,TNI AL 3 kapal, Korpolairud Baharkam Polri 3 kapal, Ditjen PSDKP 3 kapal, KKP 2 kapal; Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan 2 kapal; dan Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan 3 kapal.
Patroli selama 100 hari ini meliputi zona Maritim Barat, zona Maritim Tengah dan Zona Maritim Timur meliputi Perairan Papua Barat, laut Banda, dan laut Arafuru.
Lebih lanjut dikatakan dukungan data intelijen dan juga data satelit dalam Patroli Bersama ini turut diperkuat oleh Puskodal Bakamla RI, Stasiun Bakamla RI, Pusinfomar TNI, BIN, BSSN, dan instansi terkait lainnya.
Target Patroli Bersama kali ini meliputi aspek pelanggaran wilayah, pemanfaatan sumber daya alam, penangkapan ikan secara ilegal, kejahatan lintas negara terorganisir yang melewati batas negara dan dilakukan di suatu negara, tindakan kekerasan di laut, dan tindak perusakan lingkungan dan ekosistem laut.
Kepala Bakamla RI mengingatkan kepada para komandan nahkoda dan para penggawa yang akan melakukan patroli 2024.
Yang pertama tetap melaksanakan komunikasi dan koordinasi yang baik antara pengendali dengan aset patroli dalam melaksanakan patroli dan dan penindakan secara efektif dan efisien serta hindari pemisahan,
Yang kedua sama kan persepsi pola pikir dan pola pindah jalur sinergi dan kolaborasi dan setiap tugas serta selalu tanamkan bahwa semua yang kita lakukan adalah demi bangsa dan negara.
Yang ketiga perhatikan keamanan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas, patuhi norma kaidah peraturan perundang undangan yang berlaku.
“Saya yakin dengan adanya patroli bersama tahun ini kita dapat bersama sama memperkuat upaya pengamanan dan pendekatan hukum di wilayah perairan dan yuridiksi Indonesia,” ungkap Kepala Bakamla.
Kepala Bakamla RI juga berharap kegiatan patroli bersama tahun 2024 berjalan lancar dan memberikan efektivitas terhadap segala aktivitas ilegal di laut dan berhasilnya kegiatan ini pastinya merupakan keberhasilan kita bersama yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia tercinta.(CN-02)



