AMBON, cahaya-nusantara.com

Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Ir. Insun Sangadji, M.Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh kepala Bidang Kebudayaan dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Wilco Hukom, S STP, M.Si antara lain mengatakan, bangsa yang maju adalah bangsa yang sejak awal mengalami pendidikan yang baik. Dimana Hakikat pendidikan sesungguhnya adalah mendidik hati dan pikiran manusia, educating the hearts and the minds of the people. Sejak dini ditanamkan dalam hati sanubari anak-anak dan pikiran anak-anak itu untuk benar-benar menjadi manusia yang utuh jasmani dan rohani, lahir dan batin, hati dan pikiran-pikirannya. Seni adalah salah satu jalan untuk membentuk hati sanubari anak-anak. Melalui pendekatan seni dan budaya, bisa membangun watak dan perilaku anak-anak, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mencintai perdamaian, persaudaraan, kasih sayang, toleransi, harga-menghargai, hormat-menghormati, dan sejumlah nilai, sikap, dan perilaku yang menunjukkan budaya dan peradaban bangsa yang luhur. Kalau budaya dan peradaban bangsa menjadi luhur, hidup akan tentram. Indonesia akan maju, tetapi dalam keteduhan hubungan di antara sesama.

Demikian antara lain sambutan Kadis Dikbud pada pembukaan Final Lomba Nyanyi Tunggal Pemilihan Bintang Pelajar Tingkat SMP MTs Kota Ambon tahun 2024 yang digelar di gedung Teather tertutup Taman Budaya Provinsi Maluku, Jumat, 14/06/2024  

Dikatakan, Pendidikan KARAKTER menjadi sangat penting dan menjadi salah satu model atau pola pendidikan saat ini sesuai dengan kurikulum Merdeka yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dengan demikian “Pendidikan merupakan upaya menumbuhkan budi pekerti (karakter), pikiran (intelek) dan tubuh anak”. Ketiganya tidak dapat lepas dipisahkan dari kehidupan dan agar anak dapat tumbuh dengan sempurna dan berkarakter. 

Selanjutnya menurut Kadis, upaya memajukan Kebudayaan Nasional Indonesia sebagaimana amanat UU No 5/2017 tentang Pemajuan Kebudayaan adalah  mewujudkan masyarakat Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam Kebudayaan. Oleh karena itu, Visi Pemajuan Kebudayaan Nasional Indonesia adalah “Indonesia Bahagia berlandaskan keanekaragaman budaya yang mencerdaskan, mendamaikan dan menyejahterakan”. 

Maka sesungguhnya sebagai institusi pengayom bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku melalui Lembaga teknisnya (Taman Budaya) selalu melakukan kerja sama guna menjawab upaya-upaya pemajuan kebudayaan dimaksud. Hal ini telah dilakukan dengan langkah strategisnya yakni  melibatkan masyarakat pendidikan di kota Ambon yang bertujuan meningkatkan kreativitas, kecerdasan dan inovasi serta perilaku berbudaya.

Sejalan dengan itu. saat ini Manajemen Talenta Nasional telah menjadi salah satu prioritas pembangunan bangsa sesuai Keputusan Presiden Nomor 21 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas Manajemen Talenta Nasional. 

Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang bertalenta dan berdaya saing secara global diperlukan tata kelola dan pembinaan talenta nasional secara komprehensif, berkelanjutan, dan inovatif. Kebijakan ini, dilakukan melalui perumusan dan penyusunan serta penyelenggaraan Grand Design Manajemen Talenta Nasional Tahun 2022-2045, dengan memperhatikan aspek sosial budaya, kemajuan teknologi, dan perkembangan ekonomi.  

“Oleh karena itu, kita harus mendukungnya dengan  memprogramkan kegiatan-kegiatan yang pembinaan dan pengembangan kapasitas talenta dan/atau potensi yang dimiliki daerah ini termasuk didalamnya potensi para pelaku budaya : seniman dan budayawan, agar pada waktunya, dapat memberi warna bagi pembangunan bangsa khususnya pembangunan di bidang kebudayaan. Guna mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045.,”ujarnya.

Disebutkan, hari ini kita akan menyaksikan sebuah ekspresi kesenian dan kebudayaan yang akan ditampilkan oleh anak-anak kita para finalis yang akan mengekspresikan telenta.

Untuk mewujudkan kegiatan dimaksud telah disusun berbagai kebijakan dan strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi dengan baik pada tingkat sekolah sekota Ambon. 

 Kegiatan ini melibatkan semua siswa-siswi SMP/MTs yang memiliki bakat dan minat pada bidang seni musik khususnya seni suara di mana mereka bisa mengembangkan bakat dan minatnya mengekspresikan potensi diri mengkreasikan imajinasi dalam bernyanyi selain itu lomba nyanyi ini juga sebagai sebuah ajang silaturahmi untuk memupuk persatuan dan kesatuan diantara para generasi muda yang bertujuan: 

Pertama. Meningkatkan potensi serta menumbuhkembangkan kreativitas siswa dalam bidang seni suara 

Dua, menggali sumber daya siswa untuk menciptakan atmosfer musikal di masyarakat serta mencari seniman muda berbakat dalam bidang seni suara. 

Tiga. Mengolah bakat dan minat serta meningkatkan kualitas sumber daya siswa di bidang suara. 

Empat, Memupuk dan menjalin kesatuan dan rasa kebersamaan dengan masyarakat pencinta musik pada umumnya, khususnya di kalangan dunia pendidikan melalui kegiatan seni suara.

Lomba menyanyi tunggal pemilihan bintang pelajar tingkat SMP/MTs Kota Ambon dilakukan dalam dua babak pertama babak audisi atau babak penyisihan dan kedua babak final. 

Babak audisi berlangsung pada tanggal 4 Juni 2024 pukul 10.00 waktu Indonesia timur sampai selesai diikuti oleh 44 siswa dari 18 sekolah SMP MTS se kota Ambon yang terdiri dari peserta 20 putra dan 24 Putri audisi juga dilakukan dalam dua tahap dan pada tahap kedua dipilih 12 orang yang terdiri dari 6 peserta putra dan 6 peserta Putri yang masuk dalam final mereka dinilai dan diseleksi oleh dewan juri yang memiliki kompetensi pada bidang musik dan didukung dengan pengalaman sebagai musisi. 

Kegiatan ini dibiayai dari dana alokasi khusus atau (DAK) non fisik bantuan operasional penyelenggaraan atau (BOP)Taman Budaya yang tertampung pada DPA SKPD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku tahun anggaran 2024.(CN**)

By Editor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *