Masohi, cahaya-nusantara.com
Ketua Panitia Persiapan Pemekaran Negeri Administratif Seti Mulumet dan Negeri Administratif Seti Bakti, Set Walalohun mengatakan masyarakat 2 Negeri Persiapan Administratif ini sangat antusias menyambut kehadiran Penjabat Bupati Maluku Tengah dan stafnya yang akan hadir di Negeri Persiapan Administratif Seti Mulumet untuk selanjutnya bakal meresmikan kedua negeri menjadi negeri Persiapan Administratif berdiri sendiri terlepas dari negeri induknya Seti karena momentum itu telah dinantikan oleh masyarakat selama kurun waktu 11 tahun.
Demikian antara lain penjelasan Ketua Panitia Persiapan kepada wartawan di kediamannya Selasa, 20/8/2024.
Dikatakan sudah kurang lebih 1 bulan terakhir ini baik anggota panitia yang dipimpinnya maupun masyarakat dari dua dusun yang akan dimekarkan menjadi Negeri Persiapan Administratif ini melakukan persiapan untuk menyambut kehadiran Penjabat dan rombongan usai mendapat kepastian dari Pemerintah Kabupaten melalui Camat setempat tentang bakal diresmikannya kedua dusun menjadi Negeri Persiapan Administratif.
Berbagai persiapan telah dilakukan termasuk membenahi negeri sehingga layak di mata pemerintah kabupaten serta kecamatan sampai pada mempersiapkan acara penyambutan penjabat dengan sejumlah tari-tarian dan atraksi-atraksi.
Menurutnya semangat antusiasme warga masyarakat ini pula disebabkan karena sudah sejak lama rencana pemekaran ini telah ditunggu-tunggu namun para pejabat sebelumnya namun baru sekaranglah saatnya dipenuhi oleh penjabat Rakib Sahubawa.
Kepada wartawan ia jua menjelaskan pentingnya pemekaran ini mengingat selama ini dana desa yang sedianya bisa diperoleh dalam jumlah besar untuk pembangunan desa demi kemaslahatan masyarakat akan tetapi karena dua dusun ini masih berada di bawah negeri induk yakni negeri Seti sehingga kedua dusun hanya memperoleh masing-masing 15 persen. Oleh sebab itu jika telah dimekarkan maka akan menerima dana desa bantuan pemerintah secara penuh untuk pembangunan negeri secara maksimal.
Ia juga menjelaskan selama ini dari dana 15 persen itu pula sangat terbatas pemanfaatannya bahkan lebih banyak untuk kegiatan pembangunan non fisik sedangkan kebutuhan fisik negeri masih terabaikan karena keterbatasan anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah, apakah DD atau pun ADD.
Menariknya di kesempatan itu Walalohan mengajak media untuk ke depannya bekerja sama dengan pemerintah negeri dan tetap mengawal kebijakan serta pembangunan di negeri yang bakal dimekarkan ini agar ada kemajuan dari pembangunan serta peningkatan ekonomi masyarakat sehingga derajat dan kehidupan masyarakatnya bisa meningkat dan berimplikasi pada kemaslahatan warga masyarakat setempat.(CN05)

