AMBON, cahaya-nusantara.com
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, mengadakan acara pembukaan Festival Mangente Ambon 2024 yang turut diwarnai dengan peresmian monumen “Ambon City of Music” pada Rabu (30/10/2024).
Acara yang berlangsung di Pattimura Park, Ambon, ini menandai komitmen kota dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya sektor musik dan seni budaya.
Festival ini dimulai pukul 12.00 WIT dan dibuka secara simbolis oleh Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Nicodemus Kaya, yang menabuh tifa sebagai tanda dimulainya acara. Diiringi dengan keceriaan, festival ini menghadirkan sekitar 50 pelaku UMKM lokal yang menjadi mitra Pemkot Ambon untuk menggerakkan roda ekonomi sekaligus menarik minat wisatawan yang berkunjung.
Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Dominggus menggarisbawahi pentingnya sektor ekonomi kreatif sebagai motor penggerak perekonomian.
“Ekonomi kreatif memberi dampak nyata dalam mendongkrak ekonomi nasional. Di tengah tantangan, inovasi dan kreativitas adalah kunci kesuksesan. Pengusaha yang jeli melihat peluang akan mampu berkembang,” ujar Dominggus.
Dominggus juga menekankan bahwa Kota Ambon memiliki identitas yang kuat sebagai Kota Musik Dunia, predikat yang diberikan oleh UNESCO pada 31 Oktober 2019. Hal ini, lanjutnya, menjadi dorongan bagi masyarakat dan pemerintah kota untuk terus berinovasi dan aktif dalam industri kreatif. Keberhasilan ini tercermin dalam peningkatan kunjungan wisatawan dan tingginya permintaan produk lokal yang khas dari Ambon.
Festival Mangente Ambon 2024 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tak hanya menarik bagi masyarakat Ambon, tetapi juga bagi diaspora Maluku di berbagai wilayah. “Festival ini adalah aset sosial yang menguatkan posisi Ambon sebagai kota dengan daya saing global di bidang kreatif,” tambahnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta para sponsor, termasuk Suryanation, yang berkontribusi dalam suksesnya penyelenggaraan acara ini.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam peresmian Monumen City of Music ini,” ujar Dominggus, penuh rasa syukur.
Peresmian monumen “Ambon City of Music” menjadi puncak acara, di mana monumen ini diharapkan menjadi ikon kebanggaan warga dan mengukuhkan identitas Ambon sebagai pusat seni dan budaya Indonesia. Monumen tersebut juga akan berperan sebagai daya tarik baru yang memperkuat status kota ini sebagai destinasi kreatif dan budaya, serta mendukung visi Ambon sebagai “Kota Musik Dunia”.(CN02)




