
AMBON, cahaya-nusantara.com
Maraknya isu mengenai Calon Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Maluku yang disinyalir bukan berasal dari kader internal partai menuai sorotan.
Salah satu Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kepulauan Aru, Thos Kelpitna Kepada Media ini Rabu, 19 Maret 2025, angkat bicara dan menegaskan bahwa hal tersebut bertentangan dengan semangat kaderisasi yang dijunjung tinggi oleh PSI.
“PSI memiliki banyak kader potensial yang telah berjuang dan berkomitmen membesarkan partai. Bagaimana mungkin kader yang telah berdedikasi justru tidak dipercaya ?
Jika kader internal diabaikan, bagaimana keberlanjutan kaderisasi di PSI ?” tegasnya.
Kelpitna juga menyoroti bahwa setiap calon legislatif PSI pun diwajibkan mengikuti pendidikan kader agar benar-benar memahami arah perjuangan dan DNA PSI.
Apalagi bagi seorang calon Ketua DPW, yang memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menggerakkan seluruh sumber daya PSI di Maluku.
Oleh karena itu, menurutnya, Ketua DPW seharusnya berasal dari kader internal yang telah memahami nilai-nilai perjuangan partai.
“Jika kader internal tidak diberikan kepercayaan, hal ini bisa berdampak pada semangat perjuangan dan loyalitas kader yang telah berkontribusi bagi PSI di Maluku,” lanjutnya.
Lebih jauh, Kelpitna mengungkapkan bahwa DPD PSI Kepulauan Aru telah merekomendasikan kader internal untuk dicalonkan sebagai Ketua DPW Maluku. Rekomendasi ini diharapkan dapat memastikan bahwa kepemimpinan PSI di wilayah Maluku tetap berada di tangan kader yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai partai.
Meskipun keputusan akhir ada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), ia berharap aspirasi kader di daerah tetap diperhatikan.
“PSI harus tetap konsisten dengan prinsipnya dalam membangun partai berbasis kaderisasi. Jangan sampai kader yang telah mengikuti pendidikan dan berjuang untuk partai justru diabaikan,” tandasnya.
Dengan pernyataan ini, DPD PSI Kepulauan Aru menekankan pentingnya transparansi dan demokrasi dalam proses pemilihan Ketua
DPW Maluku.
Seraya berharap keputusan yang diambil nantinya benar-benar mencerminkan aspirasi kader di daerah serta menjamin keberlanjutan perjuangan PSI di Maluku,.”Tutupnya.(CN-00)
