AMBON, cahaya-nusantara.com

Sebuah longboat yang mengangkut enam penumpang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Pulau Lau-Lau, Kabupaten Kepulauan Aru. Beruntung, mereka berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat pada Senin, (17/3/2025).

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Jumadi kepada Unit Siaga SAR Dobo pada pukul 10.50 WIT.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR langsung dikerahkan menggunakan speedboat milik BPBD Dobo pada pukul 11.00 WIT untuk melakukan operasi pencarian.

Perjalanan menuju lokasi memakan waktu cukup lama, dengan jarak sekitar 14,54 Nautical Mile dari titik keberangkatan.

Namun, sebelum Tim SAR tiba di lokasi, sekitar pukul 14.45 WIT ,mereka menerima kabar bahwa seluruh penumpang telah berhasil dievakuasi oleh sebuah speedboat yang kebetulan melintas di perairan pulau lau lau.

Proses penyelamatan terjadi sekitar pukul 11.40 WIT, dan seluruh korban kemudian dibawa dengan selamat ke Kota Dobo.

Kepala kantor Pencarian dan pertolongan (Basarnas) Ambon,M.Arafah,S.H,.M.Si mengungkapkan bahwa longboat tersebut berangkat dari Pulau Benjuring menuju Kota Dobo pada Minggu (16/3) sekitar pukul 20.00 WIT. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di perairan Pulau Lau-Lau, mesin perahu mengalami kerusakan. Upaya perbaikan telah dilakukan oleh para penumpang, tetapi mesin tetap tidak dapat berfungsi, menyebabkan mereka terombang-ambing di laut semalaman.

“Alhamdulillah, meski harus bertahan selama berjam-jam di tengah laut, seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan sudah dievakuasi ke Kota Dobo,” ungkap Arafah.

Daftar Nama Korban:
1.Sofia Istia (49) Perempuan,
2.Arianci Matakur (23) Perempuan,
3.Ethok Radja (24)Laki-laki,
4.Benny Kalarbobir (50)Laki-laki,
5.Arnold Kalarbobir (30) Laki-laki,
6.Helga Uspesi (33)Laki laki.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kontribusi mereka dalam operasi penyelamatan ini.

Arafah mengingatkan agar peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pelaut dan nelayan untuk selalu memastikan kondisi mesin dan perlengkapan keselamatan sebelum berlayar, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *