
SAPARUA, cahaya-nusantara.com
Benteng Duurstede, ikon sejarah dan kebanggaan masyarakat Maluku, khususnya warga Saparua, tampil memukau di hari peringatan Hari Pattimura ke-208 tahun 2025. Transformasi besar ini tak lepas dari peran aktif Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XX Provinsi Maluku yang mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan.
Wajar saja jika anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah dari Fraksi Gerindra, Franki Loupatti, pun sampai menyampaikan pujiannya saat meninjau langsung kondisi benteng pada Kamis, (15/5/2025), usai mengikuti upacara.
Menurut mantan Anggota DPRD Kota. Ambon periode 2004-2009 ini, perubahan yang terlihat sangat signifikan dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

“Secara kasat mata, kita bisa melihat wajah baru Benteng Duurstede. Ini bukan hanya soal tampilan fisik, tapi mencerminkan semangat pelestarian sejarah yang luar biasa,” ujar Loupatti.
Ia menilai keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi antara BPK Wilayah XX dan sejumlah pihak, termasuk pemerintah daerah, unsur vertikal, hingga masyarakat adat. Benteng Duurstede, kata dia, kini bukan hanya situs sejarah, tetapi simbol kebangkitan masyarakat Maluku.
“Langkah-langkah BPK Wilayah XX patut kita apresiasi. Kami sebagai wakil rakyat mendukung penuh upaya-upaya ini. Harapannya, kolaborasi seperti ini terus diperkuat di masa mendatang,” tuturnya.
Loupatti juga mengajak masyarakat Maluku, khususnya generasi muda, untuk berkunjung dan melihat langsung kemegahan Benteng Duurstede saat ini. Menurutnya, benteng ini menjadi semacam pemantik semangat bagi anak-anak muda untuk berkontribusi membangun daerah.
“Benteng ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan simbol semangat Pattimura muda. Ini harus jadi dorongan bagi kita semua untuk bersama membangun Saparua dan Maluku ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan kawasan benteng agar tetap menjadi aset budaya yang membanggakan. Ia mengakui, tanpa campur tangan orang-orang kreatif dan berdedikasi, wajah baru Benteng Duurstede tidak mungkin terwujud.
“Terima kasih kepada BPK Wilayah XX yang telah menghadirkan ide-ide cemerlang dan langkah-langkah nyata dalam revitalisasi benteng ini,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Loupati menekankan bahwa perubahan positif ini menjadi inspirasi tersendiri.
“Melihat Saparua dengan wajah benteng yang seperti sekarang ini, kami sebagai generasi muda merasa lebih termotivasi untuk mengabdi dan membangun Maluku,” pungkasnya.(CN-02)
