AMBON, cahaya-nusantara.com

Upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Minggu Kasih kembali digelar di wilayah hukum Polsek Nusaniwe. Kali ini, Minggu (26/7/2025), Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Ebenhaezer Amahusu menjadi lokasi ke-209 yang disambangi langsung oleh Kapolsek Nusaniwe, AKP Johan W.M. Anakotta bersama jajaran dalam rangkaian program Basudara Manise – Safari Kamtibmas.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT ini diawali dengan ibadah Minggu yang dilayani oleh Pendeta Bella Soplanit, dihadiri kurang lebih 250 jemaat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek didampingi oleh Bhabinkamtibmas Negeri Amahusu Bripka Jerry D. Matitaputty dan tiga personel Polsek lainnya.

Dalam arahannya, Kapolsek menyampaikan pesan-pesan penting terkait upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memberikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun antara masyarakat, pihak gereja, dan kepolisian.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus menjaga sinergi dan soliditas bersama aparat dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya di Kecamatan Nusaniwe,” ujar AKP Johan.

Ia juga mengingatkan agar setiap persoalan diselesaikan secara personal dan tidak ditarik menjadi konflik kelompok, kampung, ataupun agama. Pesan lain yang ditekankan yakni pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak berkeliaran hingga larut malam.

Lebih lanjut, AKP Johan menegaskan komitmen Polsek Nusaniwe untuk selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pengayom.

“Kami minta masyarakat tidak menutup-nutupi pelaku kejahatan. Jangan beri ruang bagi siapa pun yang mencoba merusak ketertiban umum,” imbuhnya.

Menjelang pelantikan Raja Negeri Amahusu yang dijadwalkan pada Selasa, 29 Juli 2025 mendatang, Kapolsek juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah.

Selain itu, mengingat potensi bencana alam di wilayah tersebut, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap bahaya tanah longsor dan pohon tumbang. Warga yang memiliki pohon besar yang berpotensi membahayakan lingkungan diminta untuk segera melakukan pemangkasan atau penebangan.

Dalam penutup arahannya, Kapolsek menyampaikan pesan bermakna:
“Benih kamtibmas yang ditabur hari ini, tidak semuanya jatuh di tanah yang berbatu dan semak berduri, namun pasti ada yang jatuh di tanah yang subur—dan kita semua adalah tanah-tanah yang subur yang dapat menjadi garam dan terang dunia serta berkat bagi banyak orang.”

Kegiatan Minggu Kasih ke-209 ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan hingga pukul 09.30 WIT, dan situasi wilayah hukum Polsek Nusaniwe tetap aman dan kondusif.(CN02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *