
JAKARTA, cahaya-nusantara.com
Usai menyelesaikan rangkaian Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Komponen Singapura, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena bersama para kepala daerah lainnya langsung melanjutkan agenda pembelajaran setibanya di Jakarta, Minggu (16/11/2025). Tanpa waktu rehat panjang, seluruh kepala daerah kembali mengikuti materi lanjutan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri mulai Senin (17/11/2025).
Di tahap akhir penyelengaraan ini, peserta KPPD diarahkan untuk memperdalam konsolidasi rencana aksi dalam RKPD dan RAPBD tahun 2026. Selain itu ,mereka juga mengikuti sesi pendalaman dan bimbingan teknis (coaching) oleh panelis dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) serta Ditjen Bina Keuangan Daerah (Keuda).
Wattimena mengungkapkan bahwa agenda lanjutan ini merupakan bagian penting untuk memastikan rencana aksi kepala daerah dapat diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan tahun mendatang.
“Selama dua hari ini, peserta akan menerima materi konsolidasi rencana aksi dan coaching paparan rencana aksi kepala daerah,” ujarnya.
Puncak kegiatan dijadwalkan pada Selasa (18/11/2025), ketika seluruh peserta memaparkan rencana aksi masing-masing. Presentasi dibagi dalam dua kelas, dan setiap kelas akan menampilkan tiga peserta terpilih untuk menyampaikan paparan akhir sebagai bentuk evaluasi.
Selanjutnya rangkaian KPPD tahun 2025 kemudian akan ditutup secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri bersama Gubernur Lemhannas, menandai selesainya seluruh tahapan peningkatan kapasitas kepemimpinan bagi para kepala daerah di Indonesia.(CN-02)
