
AMBON,cahaya-nusantara.com
Perayaan Natal Kristus Keluarga Besar PDI Perjuangan Kota Ambon menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan komitmen perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat. Ibadah Natal dengan tema “Natal Kristus Memberikan Damai Sejahtera bagi Semua” (Yesaya 9:1–6 dan Lukas 2:1–7) itu berlangsung khidmat di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Ambon,Sabtu,(20/12/2025)

Acara tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Maluku, jajaran fungsionaris DPC, pengurus anak cabang, pengurus ranting, kader, simpatisan, para sesepuh partai, serta sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Ambon Drs. Bodewin Melkias Wattimena, M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Ambon, Upu Latu Nikijuluw, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Natal bersama oleh kepengurusan DPC yang baru berusia 48 hari sejak menerima mandat dari Dewan Pimpinan Pusat pada 2 November 2025.
“Ini bukan sekadar perayaan Natal, tetapi ruang untuk kembali merangkul seluruh keluarga besar PDI Perjuangan para sesepuh, kader, dan simpatisan yang pernah dan sedang berjuang bersama partai ini,” ujar
Nikijuluw.
Ia mengulas perjalanan panjang kepemimpinan DPC PDI Perjuangan Kota Ambon dari masa ke masa, mulai dari almarhum Kois Nikijuluw, almarhum John Mailoa, Drs. Yopie Papilaya, Lucky Wattimury, hingga James Maatita. Nikijuluw mengaku telah melalui empat periode kepemimpinan dan dipercaya menduduki berbagai posisi strategis sebelum akhirnya memimpin DPC pada periode kelima.
“Tempat ini adalah rumah pergumulan. Di sinilah ide, gagasan, dan keputusan politik diramu, meski terkadang prosesnya tidak mudah. Namun idealisme dan militansi PDI Perjuangan tidak pernah luntur,” tegasnya.
Nikijuluw juga menyoroti makna simbolik lokasi Sekretariat DPC yang berada di Jalan Mahasin. Menurutnya, kata Mahasin berasal dari bahasa Arab hasan yang berarti indah, baik, dan lemah lembut, sekaligus mengandung harapan bagi perjuangan partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Harapan masyarakat ada di pundak kita. Karena itu, meski PDI Perjuangan adalah partai pengusung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon, kami tetap akan kritis bila kebijakan tidak berpihak pada kesejahteraan rakyat,” katanya.
Namun demikian, ia memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena yang dinilai konsisten menjalankan program program prioritas untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya adalah peresmian akses air bersih di beberapa titik yang telah puluhan tahun dinantikan warga.
“Baru-baru ini, lima hingga enam titik akses air bersih di wilayah Kesia diresmikan setelah lebih dari 23 tahun, bahkan ada yang hampir 40 tahun tidak menikmati air bersih. Ini bukti nyata keberpihakan kepada rakyat,” ungkap Nikijuluw.
Ia juga menegaskan keunikan PDI Perjuangan sebagai partai dengan sistem organisasi dan administrasi yang tertata rapi dan teruji, bahkan menjadi satu-satunya partai politik di Asia yang memiliki standar ISO.
Menutup sambutannya, Nikijuluw mengajak seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat untuk terus menjaga militansi perjuangan serta membuka diri bagi siapa pun yang ingin bergabung dengan PDI Perjuangan.
“Pintu rumah perjuangan ini kami buka lebar lebar bagi siapa saja yang ingin mengabdikan diri bagi rakyat melalui PDI Perjuangan,” pungkasnya.(CN-02)
