
AMBON, cahaya-nusantara.com
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku yang juga Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H., L.LM, menyerukan pentingnya kekompakan, kesatuan gerak, dan kontribusi nyata Partai Gerindra bagi pembangunan daerah, dalam momentum Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra.
Hal ini disampaikan Hendrik Lewerissa saat diwawancarai awak media di sela-sela pelaksanaan Rakorda dan perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra Provinsi Maluku yang berlangsung di Lantai 5 Hotel Santika, Ambon, Jumat (6/2/2026).
Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku, Lewerissa terlebih dahulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada insan pers, baik media cetak maupun elektronik, yang turut berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Beta menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada teman-teman media yang telah ikut berpartisipasi dalam perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra sekaligus pembukaan Rakorda hari ini,” ujar Lewerissa.
Ia menjelaskan, peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra yang dirayakan secara serentak di seluruh Indonesia merupakan momentum penting bagi konsolidasi dan refleksi organisasi.
Menurutnya, usia 18 tahun menandai kematangan Partai Gerindra sebagai sebuah organisasi politik.
“Usia 18 tahun adalah usia yang sudah dewasa. Ini menjadi kesempatan bagi Partai Gerindra untuk melakukan kontemplasi, merenungkan apa yang telah dilakukan bagi bangsa dan negara, serta apa yang sedang dan akan kita lakukan ke depan, khususnya bagi Provinsi Maluku tercinta,” katanya.
Dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Maluku, Hendrik juga mengapresiasi peran Partai Gerindra yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa dukungan Partai Gerindra, baik di legislatif maupun eksekutif, sangat penting untuk mewujudkan program pembangunan.
“Sinergi ini menjadi kunci untuk mengejawantahkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Sapta Cita Gubernur Maluku, agar benar-benar terimplementasi dalam tindakan nyata yang dirasakan masyarakat,” jelas Lewerissa.
Ia menambahkan, tema Rakorda Gerindra Maluku “Satukan Langkah dan Terus Berjuang par Maluku pung Bae” sejalan dengan tema nasional HUT ke-18 Partai Gerindra, yakni
“Kompak, Bergerak, dan Berdampak. Tema tersebut, kata dia, menjadi spirit perjuangan seluruh kader Partai Gerindra di Maluku.
“Tantangan ke depan memang tidak mudah, tetapi dengan semangat kompak, bergerak, dan berdampak, kita ingin menyatukan langkah juang Partai Gerindra agar dapat memberikan kontribusi yang riil bagi pembangunan bangsa, negara, dan khususnya Provinsi Maluku,” tegasnya.
Lebih lanjut,Lewerissa menjelaskan bahwa Rakorda menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja Partai Gerindra pasca Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai.
“Dalam Rakorda ini kita akan membahas evaluasi kinerja partai, konsolidasi organisasi, konsolidasi struktur, serta konsolidasi kader Partai Gerindra di seluruh kabupaten dan kota di Maluku,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung agenda politik nasional ke depan yang waktunya semakin berdekatan antara pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilihan kepala daerah. Meski agenda tersebut masih sekitar empat tahun lagi, Hendrik menegaskan Partai Gerindra Maluku mulai menyatukan langkah sejak sekarang.
“Bagi kami, menyatukan langkah perjuangan Partai Gerindra bukan semata-mata untuk memenangkan pilkada, pilpres, atau pileg, tetapi untuk menyatukan frekuensi dan gerak langkah juang agar kontribusi kita benar benar dirasakan oleh bangsa dan negara, terutama Provinsi Maluku tercinta,” pungkas Lewerissa.(CNmy)
