
AMBON,cahaya-nusantara.com
Setelah sempat hilang kontak dalam pelayaran dari Pulau Misol menuju Seram Bagian Timur, Roni Fatubun (40), nelayan asal Dusun Administrasi Parigi, Desa Wahai, Kabupaten Maluku Tengah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Roni ditemukan warga di sekitar Perairan Desa Yelu, Pulau Misol, pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 18.00 WIT. Saat ditemukan, korban berada bersama longboat miliknya dalam kondisi lemas akibat terombang-ambing di laut. Warga setempat segera mengevakuasi korban ke Desa Yelu sebelum diserahkan ke Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol untuk mendapatkan perawatan.
Kepala Kantor SAR Ambon menjelaskan, pencarian terhadap korban memasuki hari kedua dengan melibatkan Tim SAR Gabungan yang bergerak sejak pukul 07.00 WIT menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju sejumlah titik koordinat pencarian.
“Sekitar satu jam setelah operasi dimulai, kami menerima informasi dari Kapolsek Wahai bahwa korban telah ditemukan selamat di sekitar Perairan Pulau Misol dan sementara menjalani perawatan di Pos Patroli Laut TNI AL Pulau Misol,” ujar Kepala Kantor SAR Ambon.
Ia menambahkan, setelah informasi tersebut diterima, tim segera berkoordinasi dengan pihak keluarga korban yang sejak awal turut melakukan pencarian secara mandiri di sekitar wilayah perairan Misol. Keluarga kemudian menjemput korban di Pos Patroli TNI AL dan membawanya pulang ke Dusun Parigi.
Setelah menempuh perjalanan laut selama beberapa jam, Roni bersama keluarganya akhirnya tiba dengan selamat di Dusun Parigi pada pukul 17.00 WIT.
Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Basarnas, Polairud, TNI AL, serta masyarakat setempat. Sarana yang digunakan dalam operasi meliputi RIB USS Bula dan longboat milik warga.
Sementara itu, kondisi cuaca selama operasi berlangsung dilaporkan berawan, dengan angin bertiup dari utara ke timur laut berkecepatan 19 knot dan tinggi gelombang mencapai 0,5 meter.
Dengan ditemukannya korban dalam keadaan selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi dalam misi kemanusiaan tersebut.(CN02)
