TUAL, cahaya-nusantara.com

Ancaman krisis air bersih akibat kekeringan akibat El- Nino semakin dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan Kota Tual. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota Tual bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak di dua pulau.

Berkolaborasi dengan Basarnas Ambon, tim gabungan mengangkut sebanyak 4.160 unit logistik, termasuk air mineral, untuk membantu ratusan keluarga yang kini kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Pendistribusian bantuan dilakukan pada Minggu (6/9/2026), setelah Pemerintah Kota Tual menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan. Situasi tersebut diperparah oleh fenomena El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko kekeringan meteorologis dan hidrologis, sekaligus memperbesar ancaman krisis air bersih bagi masyarakat.

Menindaklanjuti surat dari Wali Kota Tual, Basarnas Ambon mengerahkan alat utama berupa KN SAR 242 Bharata untuk mendukung operasi kemanusiaan tersebut

Sebanyak 29 personel gabungan terlibat dalam misi ini. Mereka terdiri atas Anak Buah Kapal (ABK) KN SAR Bharata, rescuer Pos SAR Tual, serta personel BPBD Kota Tual.

Dipimpin Nakhoda KN SAR Bharata, Bunyamin Mewar, kapal bertolak dari Pelabuhan Yos Sudarso Tual sekitar pukul 06.00 WIT menuju wilayah yang terdampak kekeringan.

Perjalanan menuju lokasi bukanlah jarak yang dekat. KN SAR Bharata harus menempuh sekitar 132 nautical mile dengan membawa ribuan botol dan karton air mineral serta sejumlah logistik pendukung lainnya.

Bantuan tersebut kemudian dipusatkan ke dua wilayah yang mengalami dampak kekeringan cukup serius, yakni Pulau Tam Ngurhir, Kecamatan Tayandu Tam, dan Pulau Kaimear, Kecamatan Pulau-Pulau Kur.

Di Pulau Tam Ngurhir, bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak yang tersebar dalam 472 kepala keluarga. Sementara di Pulau Kaimear, sebanyak 163 kepala keluarga juga menerima bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan.

Proses distribusi berlangsung hingga malam hari. Tim gabungan terus bekerja memastikan seluruh bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Sekitar pukul 22.00 WIT, seluruh rangkaian pendistribusian logistik di kedua pulau tersebut akhirnya rampung. Proses penyaluran berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Usai menuntaskan misi kemanusiaan, KN SAR Bharata bersama seluruh personel gabungan kemudian bertolak kembali menuju Kota Tual. Kapal tiba dengan selamat sekitar pukul 02.00 WIT dini hari, dengan seluruh bantuan berhasil disalurkan kepada masyarakat di dua pulau terdampak.

Gerak cepat ini menjadi bagian dari respons bersama Basarnas Ambon dan Pemerintah Kota Tual dalam menghadapi dampak kekeringan yang mulai mengancam ketersediaan air bersih masyarakat.

Bagi masyarakat di wilayah kepulauan, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi logistik, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dan tim kemanusiaan di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi.

Pemerintah Kota Tual dan Kepala Basarnas Ambon pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat. Kolaborasi, kerja sama, dan solidaritas lintas instansi dinilai menjadi kunci dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Di tengah ancaman kekeringan yang masih berlangsung, langkah cepat tersebut diharapkan mampu meringankan beban ratusan keluarga sekaligus memperkuat respons terhadap potensi krisis air bersih di wilayah kepulauan Kota Tual.(CN02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *